
Deretan reklame Gudang Garam terpasang di Jalan PB Sudirman, Kabupaten Kediri
JawaPos.com - Meski belum bisa dipastikan kapan akan beroperasi, keberadaan Bandara Internasional Dhoho Kediri diharapkan dapat memberikan manfaat bagi berbagai pemangku kepentingan lintas sektor.
Mulai dari Usaha Kecil Menengah (UMKM) hingga promosi destinasi wisata Kabupaten Kediri dan sekitarnya.
Bandara Internasional Dhoho Kediri diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat sipil dan individu, tetapi juga meningkatkan pendapatan daerah.
Baca Juga: Surabaya Bahagia! Bus Listrik DAMRI Siap Beroperasi, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya
Khusus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri. Diperkirakan sejumlah sumber pendapatan baru bisa dihasilkan melalui berbagai produk pendukung bandara.
Dimulai dengan pemasangan reklame di beberapa tempat di kawasan Bandara Internasional Dhoho Kediri dan di jalan-jalan menuju bandara yang diperkirakan menghasilkan pendapatan asli daerah hingga Rp 97 juta.
Selain itu, banyak pendapatan daerah baru lainnya yang akan dihasilkan melalui sistem bagi hasil retribusi parkir dan retribusi pembuangan sampah, seperti dilansir Radar Kediri (Javapos Group) pada Jumat (23 Februari).
Baca Juga: Inilah Waktu Terbaik Mengonsumsi Suplemen Probiotik Menurut Ahli: Sebelum atau Saat Makan atau Sebelum Tidur?
Kedua, pendapatan daerah Kabupaten Kediri dapat ditingkatkan melalui penggunaan air PDAM dan angkutan bandara menuju Bandara Internasional Dhoho Kediri.
Untuk menjamin kelancaran kerjasama ini, Pemerintah Kabupaten Kediri telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT SDHI.
Selain itu, pemerintah kabupaten juga sedang menyusun Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang memberikan rincian kerja sama di masing-masing bidang.
Baca Juga: 10 Ciri Anda Seorang Introvert dan Intelek yang Jenius Menurut Psikologi, Salah Satunya Tidak Suka Keramaian
Sekadar informasi, PKS didirikan antara operator Bandara Internasional Dhoho Kediri, PT SDHI, dan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertanggung jawab.
Misalnya dalam hal angkutan bandara, ada PKS yang bekerja sama dengan Dinas Perhubungan.
Sedangkan untuk penerapan pajak reklame sudah ada PKS dengan Bappeda dan instansi terkait.
Baca Juga: Tips Atasi Mimisan Pada Anak Berdasarkan Pemaparan Dokter Spesialis Anak RSCM Jakarta
Misalnya saja sampah yang berkaitan dengan jasa lingkungan (DLH) dan masih banyak lagi PKS lainnya.
Oleh karena itu, dari segi bandara, Pemkab Kediri akan langsung menerima bandara tersebut, jelas Skadi.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
