
Antrian sumur bor Dagangan Madiun./Radar Madiun
JawaPos.com - Pemerintah Desa Dagangan menanggapi polemik penutupan sumur bor, Desa Dagangan, Kabupaten Madiun.
Salah satu sumber air bersih yang dimanfaatkan oleh warga dagangan dan warga diluar Dagangan Madiun akhirnya ditutup.
Kepala Desa Dagangan Rudi Panca Widadi membeberkan, penutupan sejumlah keran pada sumur bor terjadi sejak 4 Februari.
Dilansir dari Radar Madiun sabtu (10/2), Rudi mengakui langkah pemdes menutup keran dan operasional sumur bor membuat warga sekitar yang memanfaatkan air bersih dari lokasi tersebut kecewa.
Menurutnya, keputusan tersebut dikarenakan ada oknum warga, yang mempermasalahkan pengelolaan fasilitas operasional.
“Jadi ada salah satu warga yang menyurati pemdes mempersoalkan pengelolaan sumur bor itu sejak 2022,” ungkap Kades Dagangan Rudi Panca Widadi.
Surat itu sudah ada enam yang dikirimkan kepada pemdes tersebut. Isi surat tersebut adalah mwnganai status BUMDes Sido Makmur, kepengurusan BUMDes hingga penetapan tarif pengambilan air terhadap warga desa setempat maupun daerah lain.
Bukan cuman menyurati kepala desa, namun ada juga yang langsung menyurati ke DPRD Kabupaten Madiun.
Walaupun tuntutan sudah dipenuhi pada bulan januari, namun kepala desa tersebut masih dilayangkan surat persoalan lainnya.
“Semua sudah kami jawab dan kami jelaskan, bahkan sudah kami tanggapi. Namun kami masih terus disurati hingga terakhir itu Januari lalu minta mediasi tanpa menyebutkan permasalah apa yang akan dibahas,” ucap kepala desa.
“Karena yang dipermasalahkan terkait tarif, jadi sempat per 31 Januari itu kami tidak pungut biaya operasional ke warga yang mengambil air,” tambahnya.
‘’Ternyata esok harinya ada oknum lain yang menyalahgunakan dengan menempatkan kotak untuk menadahi uang yang diberikan warga, sejak itu akhirnya kami putuskan tutup keran air dari lima keran jadi hanya dua keran,” lanjutnya.
Selama ini pendapatan sumur bor dikelola baik oleh kepala desa. Pendapatan tersebut digunakan kepala desa untuk pembangunan dan pengadaan alat penerangan jalan di hampir seluruh jalan desa hingga gang di Desa Dagangan.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
