
Ilustrasi Kota Mojokerto.
JawaPos.com - Sepuluh paket pekerjaan fisik masuk dalam daftar proyek strategis Kota Mojokerto tahun 2024. Pekerjaan infrastruktur dengan total anggaran mencapai Rp 50,4 miliar ini akan mendapat pengawalan khusus agar tuntas tepat waktu.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan pemkot Mojokerto, Ruby Hartoyo mengungkapkan sebanyak sepuluh paket proyek tersebut dirumuskan melalui rapat bersama organisasi perangkat daerah.
Dalam waktu dekat ini, daftar pekerjaan fisik itu akan ditetapkan sebagai proyek strategis melalui surat keputusan (SK) yang diteken Penjabat Wali Kota Mojokerto.
"Sudah disepakati, segera Pak PJ akan menetapkan menjadi SK," ujarnya kepada Radar Mojokerto (JawaPos Group) dilansir pada Senin (22/1).
Terdapat sejumlah indikator dijadikan acuan dalam memasukkan paket pekerjaan sebagai proyek prioritas.
Disamping terkait estimasi waktu pekerjaan dan besaran anggaran, salah satu yang menjadi pertimbangan adalah urgensi terkait pelayanan pada masyarakat.
"Karena itu sepuluh paket ini dimasukkan sebagai proyek prioritas," tambahnya. Proyek strategis tersebut meliputi pekerjaan lanjutan dari pembangunan Taman Bahari Mojopahit (TBM).
Tahun ini pekerjaan infrastruktur yang masuk dalam proyek strategis nasional ini kembali dialokasikan sekitar Rp 12 miliar.
Paket dengan anggaran besar lainnya yang masuk dalam proyek strategis adalah revitalisasi Sentra Alas Kaki Prajurit Kulon yang diplot Rp 12,6 milliar.
Sedangkan paket berikutnya meliputi pembangunan kantor Kecamatan Kranggan senilai Rp 6,4 miliar, peningkatan jalan Cancer senilai Rp 6 miliar dan pembangunan fasilitas umum di Kolam Retensi senilai Rp 4,7 miliar.
Meski anggarannya relatif lebih kecil, lima paket pekerjaan lainnya juga masuk dalam prioritas karena untuk menunjang pelayanan. Yakni pekerjaan rehabilitasi kantor Kelurahan Sentanan pembangunan gedung Baznas dan Forum CSR, serta pembangunan gedung Bawaslu Kota Mojokerto.
Masing-masing mendapat pagu Rp 2 miliar dari APBD. Sedangkan dua pakat lainnya pekerjaan penunjang Galeri Soekarno Kecil senilai Rp 1,9 miliar dan prasarana di Gelora A Yani sebesar Rp 800 juta.
Dipaparkan oleh Ruby, sepuluh proyek strategis bakal mendapatkan atensi khusus agar tuntas sesuai dengan perencanaan. Tidak hanya dari Pemkot Mojokerto, tetapi juga dari Kejari Kota Mojokerto selaku pendamping.
Karena itu mulai dari proses pengadaan hingga pelaksanaannya nanti akan dilakukan monitoring pemantauan dan pendampingan.
"Harapannya semua bisa terselesaikan sesuai dengan harapan," tutupnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
