Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Januari 2024 | 14.30 WIB

Dihadiri Ribuan Orang, Festival Durian di Pekalongan Berakhir Ricuh, Sejumlah Warga Jadi Korban

Festival Durian di alun-alun Kajen, Pekalongan pada Minggu (14/1/2024) berakhir ricuh/ sumber: Radar Kudus - Image

Festival Durian di alun-alun Kajen, Pekalongan pada Minggu (14/1/2024) berakhir ricuh/ sumber: Radar Kudus

Jawapos.com - Festival Durian 2024 di alun-alun Kajen, Pekalongan, Jawa Timur pada Minggu (14/1/2024) berakhir ricuh.

Festival yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan itu pun terpaksa dibubarkan meski rangkaian acara belum selesai.

Bahkan, sambutan dari Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq pun urung dilakukan karena keributan tersebut.

Dilansir Metropekalongan.com (Jawapos Grup), kericurahan itu bermula ketika para pengunjung mulai merangsek saat 19 gunungan durian dan hasil bumi yang menjadi ikon festival tersebut dibawa ke tengah acara.

Diketahui 19 gunungan itu berasal dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan.

Ribuan pengunjung yang datang pun mulai memadati acara festival dan merangsek mendekati gunungan yang sudah dikeluarkan.

Tak berselang lama, kericuhan pun terjadi tatkala sejumlah pengunjung mulai mengambil durian dari gunungan tersebut. Hal itu kemudian memicu pengunjung lain untuk ikut mengambil gunungan durian.

Panitia dan pihak pengamanan yang melihat hal tersebut pun tak mampu menghalau kerusuhan para pengunjung.

Padahal diketahui, dua gunungan yang sudah dikeluarkan panitia telah dipagari pembatas. Namun sayang, banyak pengunjung nekat yang naik dan melompati pagar tersebut agar bisa masuk.

Sementara, akibat kejadian tersebut banyak diantara pengunjung yang mengaku kehilangan barang mereka.

Bahkan terdapat juga sejumlah pengunjung yang terluka hingga pingsan dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Panitia Festival Durian Kajen, Pekalongan, Abdul Baqi mengaku situasi tersebut berada diluar prediksi mereka.

Ia mengatakan, sebelumnya pihaknya telah mengantisipasi kejadian serupa dengan menyiapkan petugas keamanan dari kepolisian, TNI, dan Satpol-PP.

Namun sayang, situasi massa yang sangat ricuh tersebut tak bisa dikendalikan oleh panitia dan pihak keamanan.

“Acara ini sudah melalui rapat dan tahapan-tahapan dengan berbagai pihak. Prediksi kami sekitar 10 ribu orang yang datang, tapi tadi lebih. Yang datang ini tidak hanya warga Kabupaten Pekalongan, tapi juga dari Batang, Kota Pekalongan, bahkan mungkin Pemalang,” ucapnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore