Ilustrasi rel kereta api. (ITB/M. Naufal Hafizh)
JawaPos.com – Kasus tabrakan kereta api di Cicalengka memunculkan beragam reaksi publik.
Salah satunya seorang pakar transportasi dari salah satu kampus teknik terkenal, Institut Teknologi Bandung (ITB).
Pakar Transportasi ITB, Ir. R. Sony Sulaksono Wibowo, M.T., Ph.D., dari Kelompok Keahlian Rekayasa Transportasi, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL), menyatakan bahwa jalur kereta api di Indonesia masih ada yang jalur tunggal atau single track.
Mengakibatkan jalur tersebut rawan terjadi kecelakaan.
"Dalam prosedur kereta api, untuk single track, kereta api harus bergantian. Kereta yang menjadi prioritas itu biasanya Turangga. Nanti kereta api lokal masuk ke salah satu emplasemen di stasiun terdekat, menunggu kereta Turangga lewat, baru kereta lokal masuk ke jalur utama," katanya. Dikutip dari laman itb.ac.id
Hal itu berkaitan dengan kecelakaan kereta api yang melibatkan Kereta Api (KA) Turangga PLB 65A dan Kereta Api (KA) Commuterline Bandung 350 di petak jalan Haurpugur-Cicalengka Km 181+700, Kabupaten Bandung. Tabrakan terjadi pada Jumat lalu (5/1/2024) dan pada pagi hari yakni pukul 06.30 WIB.
Baca Juga: Boy William Menonton Acara Golden Disk Award Bersama Ayu Tingting, Warganet: Kapan Nikahnya Sih
Saat itu, KA Turangga berangkat dari Stasiun Gubeng, Surabaya dengan tujuan akhir di Stasiun Bandung.
Sedangkan, KA Commuterline Bandung berangkat dari Padalarang menuju Cicalengka.
Sony menambahkan, kecelakaan KA di jalur yang sama mungkin saja terjadi karena masalah sinyal, komunikasi, dan faktor lainnya.
Baca Juga: Aurel Hermansyah Dibully Netizen Gegara Bentuk Badan yang Besar, Para Artis Memberi Dukungan
“Ada kemungkinan karena miskomunikasi. Apakah salah dari sinyalnya atau salah dari masinisnya, atau salah dari isyaratnya. Karena ada komunikasi lewat sinyal dan lewat isyarat,” tuturnya.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
