
Kasatlantas Polres Cimahi AKP Sudirianto.
JawaPos.com–Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi, Jawa Barat, memberlakukan sistem satu arah Jalan Raya Bandung-Lembang secara situasional. Kebijakan itu dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang mulai padat pada Senin (25/12) bertepatan dengan libur Natal.
Kasatlantas Polres Cimahi AKP Sudirianto mengatakan, penerapan skema satu arah tersebut telah dilakukan sejak pukul 07.00 WIB dari arah Bandung menuju kawasan wisata Lembang maupun sebaliknya.
”Kami telah melaksanakan delapan kali one way yang kami prioritaskan dari bawah dari arah Bandung ke Lembang sebanyak lima kali, kemudian dari Lembang sebanyak tiga kali,” kata Sudirianto seperti dilansir dari Antara di Lembang, Senin (25/12).
Sudirianto menjelaskan, penerapan sistem satu arah itu diterapkan selama 15 menit untuk menghindari kepadatan dari kendaraan yang hendak menuju kawasan Lembang.
”Karena pemberhentian dari rekayasa lalu lintas ini tidak lama. Kami lakukan 15 menit one way dari atas bawah, kemudian dari bawah ke atas dengan melihat volume mana yang terberat,” ujar Sudirianto.
Dia menyebutkan berdasar data Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat, pada Minggu (24/12), 36 ribu kendaraan roda dua dan empat memasuki kawasan Lembang maupun yang menuju Kota Bandung dengan memberlakukan sistem satu arah sebanyak 28 kali.
”Sore ini, kami akan melakukan kegiatan one way kembali dengan difokuskan dari arah Lembang menuju Bandung, karena kebanyakan wisatawan yang dari tempat wisata akan pulang ke tempatnya masing-masing,” kata Sudirianto.
Sudirianto mengatakan, penerapan rekayasa lalu lintas itu cukup efektif mengurai kemacetan volume kendaraan dari arah Bandung menuju Lembang maupun sebaliknya. Pihaknya telah menerjunkan sebanyak 177 personel yang terbagi ke beberapa titik yang menjadi simpul kemacetan di kawasan Cimahi-Kabupaten Bandung Barat.
Dia menambahkan, kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa mengecek kendaraannya agar tidak mengalami kendala maupun kecelakaan yang bisa menghambat lalu lintas kendaraan. ”Untuk para wisatawan untuk diperhatikan dengan mempersiapkan kendaraan. Mengingat kondisi kendaraan adalah faktor utama yang menyebabkan kecelakaan,” tutur Sudirianto.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
