
fasilitas baru di Taman Monju Bandung – banyak anak-anak menaiki mainan yang masih terbungkus plastik / sumber: instagram @hayulahgaskeun
JawaPos.com – Monumen Perjuangan (Monju) yang terletak di Jalan Dipatiukur, Bandung, mencapai tahap akhir pembaruan sejumlah fasilitas umum.
Fasilitas tersebut terdiri dari area santai, panggung teatrikal dan taman bermain yang dilengkapi dengan beberapa permainan anak seperti ayunan dan perosotan, bangku, hingga rumput elastis.
Namun, meskipun belum sempat diresmikan, kawasan taman Monju tersebut sudah lebih dulu ramai didatangi warga karena sebelumnya sempat viral di media sosial.
Dari video yang beredar, pengunjung membludak menerobos area yang belum dibuka untuk umum, banyak juga anak-anak yang menaiki fasilitas permainan dan membuka plastik yang sebelumnya masih membungkus permainan tersebut.
Akibatnya, banyak sekali sampah-sampah yang berserakan di lokasi. Wajah baru taman monju tersebut sekonyong-konyong menjadi tidak terkondisikan.
Sebelumnya, taman Monju sudah mulai direvitalisasi sejak pandemi, dimana dilakukan pembangunan monumen untuk mengenang dan menghargai nakes yang gugur selama pandemi covid-19.
Revitalisasi terus dilakukan secara bertahap hingga menjadi fasilitas umum yang lengkap, mulai dari penambahan Griya Kriya dan Festival Plaza.
Area monumen nakes yang gugur disebut dengan Welcome Plaza. Terdapat dua dinding tinggi yang tertulis nama-nama nakes yang gugur selama pandemi-19.
Taman Monju memang memiliki areal yang cukup luas, area inti bangunan Monumen Perjuangannya sendiri seluas 72.040 m2. Dan luas bangunan intinya seluas 2.143 m2.
Di depan monumen, terdapat taman panjang membentang hingga Jalan Surapati yang berseberangan dengan taman Gasibu dan Gedung Sate. Taman tersebutlah yang mengalami revitalisasi.
Area ini selalu ramai didatangi warga untuk olahraga di pagi dan sore hari, atau kulineran di malam hari dengan banyaknya tenda-tenda makanan.
Setiap hari minggu pagi, area Monumen Perjuangan juga dipadati dengan adanya pasar kaget, yang buka setiap hari minggu sehingga warga Bandung dan sekitarnya berbondong-bondong datang untuk berbelanja atau menikmati akhir pekan di pasar yang terkenal murah tersebut.
Video yang memperlihatkan kekacauan fasilitas umum baru di taman Monju tersebut ramai di media sosial X dari akun @txtdaribandung.
Banyak yang menyayangkan kelakuan warga setempat yang tidak merawat bersama fasilitas umum yang ada. Terlebih, fasilitas tersebut masih baru dan belum dibuka untuk umum.
“Mau fomo mah terserah, tapi sampai jangan ngotoran komo ngarusak, ngerakeun. (mau FOMO terserah, tapi jangan sampai mengotori apalagi merusak. Bikin malu, red)” komentar salah satu netizen.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
