
Lahan petani di Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel yang terendam banjir pada 19 Februari lalu.
JawaPos.com–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan di musim hujan yang mulai datang.
\Kewaspadaan yang dimaksud, adalah berkaitan dengan ancaman bencana alam seperti banjir bandang, tanah longsor, dan lainnya. Kepala Pelaksana BPBD Tuban Sudarmaji mengungkapkan, sepanjang Januari – Oktober, tercatat sudah terjadi sebanyak 356 bencana. Paling banyak terjadi adalah bencana hidrometeorologi.
”Adapun rincian dari ratusan kejadian tersebut, di antaranya banjir biasa 87 kejadian, tanah longsor 7 kejadian, pohon tumbang 26 kejadian, angin putting beliung 5 kejadian, korban tenggelam 25 kejadian, abrasi 9 kejadian, dan kekeringan 14 kejadian,” terang Sudarmaji.
Kemudian, lanjut dia, kejadian membahayakan nyawa sebanyak 24 kejadian, kegagalan teknologi 22 kejadian, kebakaran hutan dan lainnya 3 kejadian, gempa 14 kejadian, dan yang lain-lain 2 kejadian. Kabupaten Tuban ada setidaknya enam kecamatan yang berpotensi besar terjadi bencana banjir bandang di musim hujan ini.
”Yakni Kecamatan Plumpang, Rengel, Soko, Kenduruan, Senori, dan Parengan. Banjir bandang terparah terjadi di Desa Suciharjo, Kecamatan Parengan, akibat luapan Sungai Kali Kening yang menggenangi permukiman yang dihuni kurang lebih 2.800 kepala keluarga,” kata Sudarmaji, dilansir dari Radar Tuban (Jawa Pos Group), Rabu (29/11).
Ada banyak faktor penyebab terjadinya banjir bandang. Salah satunya, kata dia, adalah hilangnya tegakan atau galengan sawah yang dikepras petani. Hal itu membuat aliran langsung mengguyur ke permukiman secara langsung.
Sudarmaji mengimbau kepada masyarakat Tuban, utamanya keenam kecamatan tersebut, agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan. ”Diharapkan semua warga melakukan antisipasi dini terhadap potensi banjir dan bencana lain,” imbuh Sudarmaji.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
