
Ilustrasi kera di permukiman warga.
JawaPos.com–Warga Dusun Kelemahan, Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, Bali, dibuat resah dengan serangan kera yang merusak lahan pertanian mereka.
Dikutip dari Radar Bali, serangan kera terjadi sejak musim kemarau berkepanjangan di Nusa Penida beberapa waktu lalu. Camat Nusa Penida, I Kadek Yoga Kusuma pada Jumat (17/11) menjelaskan, hujan yang tidak turun sejak beberapa bulan belakangan membuat tanaman buah di perbukitan tempat kawanan kera tidak berbuah. Hal tersebut mengakibatkan kera kelaparan.
”Turunnya kera-kera ke perkebunan warga ini, kemungkinan karena kehabisan sumber makanan di habitatnya,” ungkap I Kadek Yoga Kusuma.
Kondisi itu membuat kera-kera yang kelaparan memakan hasil pertanian dan perkebunan warga Dusun Kelemahan, Desa Suana, mulai dari jagung, pisang, hingga kelapa. Kadek mengatakan, warga sedang tidak berada di sawah atau kebun, kera-kera tersebut akan berdatangan.
”Petani tidak bisa terus-terusan berjaga. Biasanya warga mengusir kera dengan peralatan seadanya,” terang I Kadek Yoga Kusuma.
Serangan kera-kera itu menimbulkan kerugian. Permasalahan itu telah disampaikan ke Plt Bupati Klungkung I Made Kasta. Dari keluhan warga tersebut, akan dilakukan upaya sekala dan niskala untuk mengatasi hama kera.
”Upaya niskala, yakni dengan menggelar ritual tertentu agar kera bisa kembali mencari makan ke habitatnya. Secara sekala, Dinas Pertanian, agar ada solusi untuk mengatasi hama kera ini,” tandas I Kadek Yoga Kusuma.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
