
Pemkab Tapsel menjadi terbaik 1 dalam ajang Integrated Sustainability Indonesia Movement (I-SIM) SDG
JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab Tapsel) menjadi terbaik 1 dalam ajang Integrated Sustainability Indonesia Movement (I-SIM) SDG's (Sustainable Development Goal's) For Regencies 2023 yang diselenggarakan Kementerian PPN/Bappenas. Acara itu kolaborasi dengan PT Surveyor Indonesia, Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), dan Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) untuk menggerakkan pembangunan berkelanjutan di kabupaten seluruh Indonesia.
”Alhamdulillah, proses awal 416 kabupaten di Indonesia lalu terjaring 103 kabupaten. Kami lolos top 10 lalu masuk top 3 program I-SIM For Regencies,” ujar Bupati Tapsel Dolly Pasaribu.
Pemkab Tapsel meraih peringkat satu terbaik nasional dari 103 kabupaten dalam rangka Indonesia's SDGs Action Award 2023 dengan mengusung tema Hatabosi dan Kelapa Sawit Berkelanjutan, Integrasi Upaya Pelestarian SDA di Hulu dan Hilir Sungai Batang Toru.
”Kami membawa Hataboshi dan FOKSBI sebagai kearifan lokal yang berjalan 120 tahun dari nenek moyang kita. Bagaimana mengalirkan air untuk memanfaatkan lahan persawahan,” ujar Dolly.
Pelestarian kearifan lokal Hatabosi sendiri dalam rangka mendukung pertanian berkelanjutan dan ketahanan pangan, ketersediaan sumber energi baru terbarukan sekaligus rumah bagi berbagai keanekaragaman hayati, salah satunya adalah orang utan Tapanuli (Pongo tapanuliensis) yang merupakan spesies endemik Indonesia.
”Sedang Kelapa Sawit Berkelanjutan dalam bentuk 3R yaitu rewetting, revegetation, dan revitalization agar sawit di lahan gambut yang rawan terbakar, produktivitas rendah berubah menjadi lahan sawit yang dijaga ketinggian air sehingga mengurangi emisi karbon yang sekaligus meningkatkan produksi sawit dan early warning system,” jelas Dolly.
Dolly mengucapkan terima kasih kepada para juri yang telah memberikan penilaian dan kepercayaan secara akuntabel kepada pihaknya termasuk kepada seluruh pihak yang telah bekerja maksimal hingga program kearifan lokal Hatabosi dan Sawit Berkelanjutan berhasil membawa Pemkab Tapsel Juara Satu I-SIM For Regencies 2023.
Penghargaan diberikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa. Setelah Pemkab Tapsel, Kabupaten Bandung, terpilih sebagai terbaik kedua diikuti Kabupaten Temanggung sebagai terbaik ketiga.
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan melalui Konferensi Tahunan SDGs tahun ini, dapat meneguhkan kembali komitmen pencapaian TPB/SDGs dengan seluruh pihak berperan aktif dan berkolaborasi.
”Saya mengharapkan Indonesia’s SDGs Action Awards makin menguatkan motivasi seluruh pemangku kepentingan dan juga masyarakat untuk terus bersama-sama bekerja secara nyata dan konkret demi tercapainya target-target TPB/SDGs yang berarti juga tercapainya target-target pembangunan nasional,” ujar Suharso Monoarfa.
Sementara itu, Direktur Utama PT Surveyor Indonesia M. Haris Witjaksono menjelaskan, I-SIM For Regencies merupakan gerakan inisiatif untuk mendukung keberlanjutan multi-stakeholders dalam mengelola aspek pembangunan berkelanjutan, lingkungan, sosial dan tata kelola, termasuk akselerasi pencapaian SDGs di tingkat kabupaten. Melalui program itu, pemerintah kabupaten dapat mengungkapkan data dan mengukur capaian dalam akselerasi performa capaian tersebut.
”Selamat kepada tiga kabupaten terbaik dan terima kasih serta apresiasi yang tinggi kepada seluruh pemerintah kabupaten yang telah mengikuti setiap tahap dari proses awarding I-SIM for Regencies,” ujar Haris.
Dia menambahkan, berkaca pada proses yang telah dijalani, tanggung jawab capaian SDG's tidak hanya bertumpu pada program yang diselenggarakan pemerintah, namun perlu peran serta stakeholder pada tingkat tapak untuk membangun kolaborasi yang baik agar terjadi akselerasi pencapaian setiap indikatornya.
Di sini peran Surveyor Indonesia untuk memberikan inspirasi bahwa setiap unsur anak bangsa harus mampu memberikan kontribusi positif kepada perusahaan, masyarakat, dan negara. SDGs harus menjadi gerakan bersama.
Harris menambahkan, penilaian yang dilakukan juga bisa memberikan bantuan dari pihak lain agar bisa mendanai program-program yang berkelanjutan. Salah satunya, melalui program-program TJSL yang dilaksanakan BUMN.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
