
Ilustrasi tanah longsor. Antara
JawaPos.com–Tanah longsor di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, menyebabkan terhambatnya arus lalu lintas di Jalan Raya Bandung-Garut. Tepatnya di wilayah Kadungora menuju Bandung, Jawa Barat, Minggu (13/3) malam.
Kepala Unit Turjawali Satuan Lalu Lintas Polres Garut Ipda Dartam membenarkan adanya longsoran tanah di Nagreg. Pihaknya fokus melakukan pengamanan arus lalu lintas di Kadungora sebagai jalur utama Garut menuju Bandung.
”Iya (longsor) kita geser semua ke Kadungora,” kata Dartam seperti dilansir dari Antara.
Dia menuturkan, longsoran tanah di jalan raya wilayah Nagreg itu menyebabkan antrean kendaraan di wilayah Garut menuju Bandung. Upaya mengatur arus lalu lintas di jalur itu, terlebih dahulu dengan menyingkirkan material longsoran.
Sehingga, bisa dilewati satu lajur dan kendaraan secara bergantian bisa melewati jalan menuju Bandung maupun sebaliknya ke Garut. ”Saat ini, sementara baru satu lajur saja yang bisa digunakan setelah sebelumnya sempat menutup dan tidak bisa dilewati,” terang Dartam.
Dia menyampaikan, jajarannya tidak melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan arus kendaraan melalui jalur lain seperti Limbangan, Garut. Alasannya, jalur utama lain lintas Limbangan kondisinya juga sedang ramai karena bertepatan dengan musim libur akhir pekan.
Kepolisian memberlakukan satu arah di jalur Limbangan menuju Garut untuk mengurai kemacetan. ”Kondisi meriah namun tetap bergulir, untuk Limbangan sudah dua kali one way (satu arah),” papar Dartam.
Wilayah Garut sejak Minggu (13/30 sore diguyur hujan deras menyebabkan sejumlah ruas jalan utama Garut digenangi air luapan dari drainase. Salah satunya jalan yang tergenangi banjir yakni di Jalan Raya Samarang, kemudian Jalan Leuwigoong, dan sejumlah jalan lainnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
