Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 13 Februari 2022 | 04.57 WIB

Pemkab Tulungagung Hentikan Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

Siswa saat mengikuti kegiatan belajar sacara tatap muka dengan kapasitas 50 persen  di Sekolah Dasar Negeri 014 Pondok Labu, Jakarta Selatan, Jumat (4/2/2022). Presiden Jokowi meminta pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) dievaluasi, terutama di 3 pro - Image

Siswa saat mengikuti kegiatan belajar sacara tatap muka dengan kapasitas 50 persen di Sekolah Dasar Negeri 014 Pondok Labu, Jakarta Selatan, Jumat (4/2/2022). Presiden Jokowi meminta pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) dievaluasi, terutama di 3 pro

JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menghentikan seluruh kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah. Penghentian dilakukan selama sepekan ke depan, terhitung mulai Senin (14/2) hingga Sabtu (19/2) demi mencegah penyebaran Covid-19.

”Kami akan menghentikan sementara PTM mulai tingkat TK hingga SMA selama sepekan,” kata Bupati Tulungagung Maryoto Birowo seperti dilansir dari Antara di Tulungagung, Sabtu (12/2).

Kebijakan itu ditempuh setelah mengikuti rapat koordinasi via daring dengan Menteri Koordinasi Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan pada Jumat (10/2). Latar belakang penghentian sementara kegiatan PTM di sekolah adalah temuan klaster Covid-19 di empat sekolah tingkat SMA/SMK/MA di daerah itu.

Sebagai gantinya, lanjut bupati, kegiatan pembelajaran akan dilakukan secara daring, sama seperti yang sudah berlaku di empat sekolah yang diidentifikasi terjadi penularan korona pada puluhan siswa setempat.

Selain tingkat SMA, wabah Covid-19 juga menjangkiti dua siswa SD di Tulungagung. Namun di kelompok ini, hasil tracing atau penelusuran tidak mendapati perluasan kasus. Siswa dan guru yang dilakukan tes antigen tidak satupun yang tertular.

”Minimnya penularan di SD tersebut menjadi bukti keberhasilan vaksin dalam menekan angka penularan Covid-19,” ujar Maryoto Birowo.

Menurut bupati, saat ini capaian vaksinasi sebesar 80 persen lebih dari 89.276 anak 6–11 tahun cukup efektif menekan penularan Covid-19. Berdasar data di Pos Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung, dalam dua hari ini kasus konfirmasi positif Covid-19 mulai terjadi peningkatan tajam.

Pada Kamis (10/2) ada 24 kasus konfirmasi positif, kemudian sehari kemudian (Jumat, 11/2) ada 36 kasus baru. Mayoritas kasus baru yang berhasil diidentifikasi merupakan warga yang memiliki riwayat perjalanan luar kota.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore