Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Juli 2021 | 22.17 WIB

Proses Pemakaman Dalang Ki Manteb Sesuai Penanganan Covid-19

Petugas dengan APD lengkap saat proses pemakaman dalang Ki Manteb Soedarsono di pemakaman keluarga RT 02/ RW 08, Desa Doplang, Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jumat (2/7). Antara - Image

Petugas dengan APD lengkap saat proses pemakaman dalang Ki Manteb Soedarsono di pemakaman keluarga RT 02/ RW 08, Desa Doplang, Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jumat (2/7). Antara

JawaPos.com–Proses pemakaman dalang Ki Manteb Soedarsono yang wafat pada usia 73 tahun sesuai dengan penanganan kasus Covid-19. Proses pemakaman dilakukan di Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Jenazah Ki Manteb dimakamkan petugas Satgas Covid-19 kabupaten bersama relawan dengan alat pelindung diri (APD) lengkap. Jenazah diberangkatkan dari rumah duka di Dusun Sekiteran, Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan Karanganyar, pada Jumat (2/7) pukul 13.00 WIB ke tempat peristirahatan terakhir di Makam Keluarga Swana desa setempat.

Pemakaman jenazah Ki Manteb yang semua dilaksanakan Satgas Covid-19 Kabupaten Karanganyar dengan APD lengkap menuju ke tempat pemakaman keluarga, tidak jauh dari rumah duka atau masih satu RT 02/RW 08 Desa Doplang. Pemakaman jenazah dalang kondang asal Karanganyar tersebut, selain petugas pemakaman Satgas Covid-19 dengan mengenakan APD lengkap, hanya diikuti sejumlah orang dari pihak keluarga Ki Manteb.

Menurut Sekretaris Desa Doplang Ade Irawan, Ki Manteb Soedarsono meninggal dunia dari hasil tes usap antigen dinyatakan positif Covid-19. Karena itu pemakaman diserahkan ke Satgas Covid-19 Kabupaten Karanganyar dan relawan.

”Proses pemakaman Pak Manteb melalui proses pemakaman kasus Covid-19, sehingga warga yang akan melayat di rumah duka dilarang. Pemakaman jenazah Ki Manteb sesuai prokes berangkat dari rumah duka, sekitar pukul 13.00 WIB,” terang Ade seperti dilansir dari Antara pada Jumat (2/7).

Sementara itu, Ketua Seniman Sekar Kabupaten Karanganyar Joko Dwi Suranto menjelaskan, Ki Manteb Soedarsono seorang maestro murni di bidang perdalangan. Ki manteb juga sangat perduli dengan kesenian lain apapun jenisnya.

”Saya yang berkesan dengan Ki Manteb. Beliau tidak pilih-pilih untuk membagikan ilmunya ke seniman apapun. Kalau bidang pedalangan baik seniman muda yang masih belajar maupun tingkat senior selalu terbuka untuk keilmuannya,” kata Joko Dwi Suranto.

”Beliau dalam berkarya tetap maksimal meski kondisi badannya sakit. Beliau selalu siap saat pertunjukkan memainkan wayang kulitnya,” tambah dia.

Dalang terkenal asal Karanganyar Jawa Tengah, Ki Manteb Soedarsono meninggal dunia di rumahnya Dusun Sekiteran, Kelurahan Doplang, Kecamatan Karangpandan, Jumat (2/7). Menurut salah satu keponakan Ki Manteb, Ade Irawan, sekaligus Sekretaris Desa Doplang, Ki Manteb Soedarsono meninggal dunia karena sakit pada usianya 73 tahun sekitar pukul 09.45 WIB.

Ki Manteb Soedharsono merupakan dalang wayang kulit ternama yang berasal dari Jawa Tengah. Kesehatan sang dalang mulai menurun sejak Senin (28/6), usai melakukan live streaming pertunjukkan wayang. Almahum Ki Manteb meninggalkan enam anak dan satu anak angkat serta seorang istri.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore