
Wisatawan berendam di salah satu kolam di Objek Mata Air Cokro (OMAC) di Desa Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, akhir pekan lalu. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)
JawaPos.com - Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Diparbudpora) Klaten bakal mendongkrak traffic kunjungan Objek Mata Air Cokro (OMAC) di Desa Cokro, Kecamatan Tulung. Sebagai upaya mengantisipasi datangnya low season akan diterapkan program tiket edukasi tiap Senin-Jumat Rp 5.000 per orang.
Sebagai catatan, OMAC sempat ditutup akibat pandemi Covid-19. Kemudian kembali dibuka per 14 Mei. Demi mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan, butuh inovasi terpadu. Salah satunya melalui tiket edukasi.
“Tiap Senin-Jumat, para pemilik warung di kawasan OMAC merasakan dampak sepinya pengunjung. Kondisi ini sebenarnya sudah terjadi sebelum pandemi Covid-19. Ini PR (pekerjaan rumah) lama kami. Nah, harapannya kunjungan wisatawan tidak terlalu jomplong antara low season dan peak season,” terang Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Pengembangan Daya Tarik Sarana Wisata, Disparbudpora Klaten Ahmad Susanto seperti dikutip Radar Solo, Rabu (26/5).
Geliat OMAC mulai terlihat ketika masuk akhir pekan. Jumlah pengunjung bisa menyentuh 500 orang per hari. Jumlah itu menyesuaikan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Yakni membatasi jumlah pengunjung, maksimal 50 persen dari kapasitas untuk mencegah kerumunan. Sedangkan harga tiket masuk normal yakni Rp 15.000 per orang.
Lewat program tiket edukasi, ditargetkan wisatawan yang berkunjung ke OMAC per hari bisa mencapai 100-200 orang. “Harga tiket masuk memang turun drastis, menyesuaikan pengunjungnya yang juga turun drastis. Ini tugas saya yang akan eksekusi pada Juni atau Juli. Tiket edukasi ini sudah kami terapkan di Bukit Sidoguro,” papar dia.
Disparbudpora optimistis target ini tercapai. “OMAC itu kan punya pelanggan yang rutin berkunjung tiap dua bulan atau tiga bulan sekali. Lalu, mereka pasti mengajak pengunjung lainnya untuk datang ke OMAC,” ujarnya.
Sementara itu, penyewa kios kawasan OMAC Eprilianto, 43, menyambut positif wacana penerapan tiket edukasi. Dia berharap OMAC kembali ramai seperti sedia kala. “Kami sangat setuju. Supaya ramainya tidak tiap Sabtu-Minggu saja. Kalau bisa Senin-Minggu tetap ramai. Supaya jualan kami ikut ramai,” katanya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
