Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Maret 2021 | 05.14 WIB

Inovasi, Seniman Ini Bikin Wayang Berbahan Baja Ringan

Sujono Keron, seniman asal Magelang, membuat wayang dengan material baja ringan. (Istimewa) - Image

Sujono Keron, seniman asal Magelang, membuat wayang dengan material baja ringan. (Istimewa)

JawaPos.com - Selama ini wayang yang ditampilkan para dalang bermaterial kulit. Kini bahan dasar wayang makin berkembang sejalan dengan kreasi para pengrajin, salah satunya dengan memanfaatkan baja ringan.

Sujono Keron, seniman asal Magelang, membuat wayang dengan material baja lapis zinc-aluminium atau nexalume. Karyanya itu pun pertama kali ditampilkan oleh dalang Ki Sih Agung Prasetya di Studio Mendut, Desa Mendut, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Minggu (14/3).

Sujono mengaku ide awal membuat wayang dari nexalume itu setelah mendapat tawaran membuat seni instalasi luar ruangan dari rekannya sesama seniman. Kala itu dia diminta membuat wayang yang kuat terhadap cuaca dan juga tahan karat guna menghiasi objek wisata edukasi di wilayahnya.

"Dari sanalah ide muncul untuk membuat tokoh pewayangan dari bahan nexalume agar tahan lama. Materila itu tidak keropos meski diterjang panas ataupun hujan sepanjang hari," ujar Sujono dalam keterangannya, Senin (15/3). Dari tawaran itu, Sujono membuat 100 tokoh wayang dan 1 gunungan dari kisah Mahabharata bermaterialkan Nexalume.

Selama ini Sujono memang sudah sering membuat kreasi berbahan Nexalume. Terhitung sejak 2015. Selama ini Nexalume hanya digunakan untuk material bangunan seperti atap, talang, kuda kuda baja ringan, cladding/penutup dinding tersebut. Sementara Sujono mengolah baja ringan untuk karya seni bagi wisatawan di sekitar Magelang.

Bahkan kreasi keterampilannya itu diajarkan pula kepada generasi muda di desanya. Umumnya diolah menjadi aneka ragam kerajinan. Dia berharap cara itu dapat membantu meningkatkan perekonomian generasi di tengah pandemi.

Baca juga: Dalang Ki Purbo Asmoro Gelar Wayang untuk Presiden dan Wapres AS

“Dalam kondisi seperti sekarang ini semua dituntut untuk berinovasi. Tujuannya jelas untuk meningkatkan ekonomi. Nah selama ini saya juga mendidik generasi muda di sekitar kampung saya untuk membuat kerajinan dari baja ringan," imbuhnya.

Di pihak lain, Vice Presiden Tatalogam Group Stephanus Koeswandi mengapresasi kreativitas Sujono. Koeswandi mengatakan, pihaknya selama ini memiliki kepedulian terhadap lingkungan, termasuk hal yang berhubungan dengan kesenian dan kebudayaan.

"Saat pandemi ini banyak pekerja seni yang terhambat kegiatannya karena beragam pembatasan. Kami berusaha memberikan ruang kegiatan kesenian agar terus dapat berjalan dan berkembang,” tutur Stephanus Koeswandi.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://youtu.be/N0JlzbOTlPY

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore