
Pertunjukan art light di Jembatan Musi VI Palembang pada malam hari, Rabu (30/12). Nova Wahyudi/Antara
JawaPos.com–Jembatan Musi VI Palembang dijadwalkan akan dibuka untuk masyarakat pada Rabu (6/1) setelah diresmikan pemerintah setempat pada 30 Desember.
”Sesuai dengan rencana, 6 Januari dibuka dan dioperasionalkan. Masyarakat sudah bisa menggunakan Jembatan Musi VI ini,” Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumsel Darma Budhi seperti dilansir dari Antara di Palembang, Selasa (5/1).
Dia mengatakan, pihaknya sudah melaksanakan rapat koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Palembang, untuk pembukaan jembatan bagi masyarakat tersebut.
Jembatan yang menghubungkan kawasan Seberang Ulu dan Seberang Ilir itu memiliki panjang total 925 meter, lebar 11,5 meter dan untuk dua lajur dua arah, masing-masing lebar 8,5 meter ditambah trotoar dengan lebar 1,5 meter. Tinggi terhadap permukaan air Sungai Musi 13 meter dan kapasitas muatan sumbu 8 ton.
Budhi mengatakan, pembangunan Jembatan Musi VI menelan biaya Rp 548 miliar yang dibagi dalam tahap kesatu sebanyak Rp 334 miliar, tahap kedua Rp 135 miliar, dan tahap ketiga Rp 78 miliar.
Proses pembangunan jembatan tersebut, menurut Budhi, memakan waktu selama 6 tahun dengan beragam kendala. Di antaranya pengurangan dana APBN untuk pelaksanaan Asian Games hingga pembebasan lahan.
Dia menjelaskan, pemeliharaan jembatan itu menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga - Tata Ruang Provinsi Sumsel. Sebab, Pemerintah Kota Palembang menyatakan tidak mampu secara anggaran.
”Kami akan menganggarkan untuk listrik dan pemeliharaan. Setiap bulan untuk listrik saja sekitar Rp 50 juta–Rp 60 juta. Pemkot Palembang keberatan. Selain pemeliharaan lampu ada juga dana untuk petugas khusus,” kata Budhi.
Di menambahkan, operasional jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas terutama mengurangi beban Jalan Jendral Sudirman dan Jembatan Ampera.
”Sekarang menuju gerbang tol Kayu Agung melalui Keramasan. Masyarakat bagian barat Palembang lewat sini, tidak lewat Jakabaring dan Jembatan Musi II Palembang,” terang Budhi.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=rkLMs8QKZtg

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
