
Petugas KPU Kota Surakarta memindahkan ribuan kotak suara dari truk ke gudang KPU untuk persiapan Pilkada 2020, pada Jumat (13/11). Bambang Dwi Marwoto/Antara
JawaPos.com–Komisi Pemilihan Umum Kota Surakarta menyebutkan sejumlah logistik baik untuk proses pemilihan wali kota maupun alat pelindung diri (APD) sudah mulai berdatangan di kantor KPU. Logistik tersebut untuk persiapan dan keperluan Pilkada 2020.
Ketua KPU Kota Surakarta Nurul Sutarti seperti dilansir dari Antara di Solo mengatakan, perlengkapan logistik yang sudah diterima KPU Surakarta antara lain bilik suara sebanyak 2.424 buah, kotak suara 2.552 buah, face shield atau tameng wajah 11.079 buah, cairan disinfektan, hand sanitizer atau penyanitasi tangan, tisu, dan ember untuk cuci tangan.
”Logistik untuk proses Pilkada dan APD itu, berdatangan sejak 7 November. Kalau soal surat suara baru akan dicetak pada 16 November," tutur Nurul Sutarti pada Jumat (13/11).
Dia mengatakan logistik sebanyak 2.424 bilik suara tersebut merupakan pengadaan baru. KPU membutuhkan sebanyak 6.155 bilik suara dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Surakarta pada 9 Desember. KPU Surakarta masih mempunyai 3.731 bilik suara stok lama berbahan aluminium layak pakai.
”Setiap TPS diberikan lima bilik suara untuk mempercepat pencoblosan. Pilwakot Surakarta terdapat 1.231 tempat pemungutan suara (TPS),” kata Nurul.
Menurut dia, untuk APD berupa 1.400 cairan disinfektan, 3.000 ember cuci tangan. Yang belum dikirim berupa alat thermogun, kantong sampah, sarung tangan plastik, dan lainnya.
Ketua Divisi Perencanaan, Keuangan, dan Logistik KPU Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan, KPU menurunkan beberapa tim di sejumlah provinsi termasuk Jawa Tengah. Tim memantau persiapan logistik di sejumlah daerah yang menyelenggarakan Pilkada 2020.
”Kami melihat Kota Surakarta dan Jawa Tengah secara umum ketersediaan logistik baik untuk persiapan pilkada dan APD datang sesuai jadwal. Kekurangan logistik yang belum datang sudah disampaikan KPU Surakarta. Mudah-mudah sesuai jadwal yang sudah diatur," ujar Pramono.
Pihaknya optimistis pada waktunya masalah logistik tidak menjadi kendala dalam penyelenggaraan Pilkada 2020. Logistik yang dipersiapkan ada dua jenis yakni alat kelengkapan proses pemungutan suara, antara lain surat suara, kotak suara, alat coblos, bilik suara, tinta, segel, dan sebagainya. Selain itu, berupa APD antara lain, masker, sarung tangan, hand sanitizer, face shield, baju pelindung, thermogun, dan lainnya.
”Kami optimistis semua bisa dipenuhi sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan,” kata Pramono.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=tLy_yf3Wclo

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
