
Ruang rawat pasien Covid-19 di Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib (RSUP Kepri) sudah penuh. Nikolas Panama/Antara
JawaPos.com–Ruang untuk merawat pasien Covid-19 di Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib (RSUP Kepulauan Riau) sudah penuh. Sementara itu, ruang rawat dan karantina di Rumah Sakit Khusus Infeksi di Galang, Batam sudah terisi 90 persen.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri Tjetjep Yudiana seperti dilansir dari Antara di Tanjungpinang mengatakan, ruang rawat untuk pasien Covid-19 di RSUP Kepri sebanyak 15 ruangan, sedangkan di Rumah Sakit Khusus Infeksi di Galang mencapai 350 ruangan.
”Rumah Singgah RSUP Kepri yang dijadikan sebagai tempat karantina pasien positif Covid-19 tanpa gejala juga sudah penuh. Kami harus mempersiapkan ruangan lain untuk pasien dan dirawat,” kata Tjetjep.
Tjetjep mengatakan, Rumah Sakit TNI AL Tanjungpinang dan Rumah Sakit Umum Daerah Tanjungpinang juga diberdayakan untuk menampung pasien Covid-19. Sejak Maret sampai sekarang, rumah sakit rujukan Covid-19 di Tanjungpinang hanya di RSUP Kepri.
”Kami sudah berkoordinasi dengan RSAL dan RSUD Tanjungpinang untuk menyediakan fasilitas dalam penanganan pasien Covid-19,” ucap Tjetjep.
Menurut dia, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri juga melobi sejumlah pemilik hotel untuk digunakan sebagai tempat karantina pasien Covid-19. Beberapa hotel yang sudah tutup bersedia menyewakan kamar hotel untuk karantina pasien Covid-19.
”Penyediaan ruang rawat dan karantina dilakukan setelah dilakukan penelusuran terhadap berbagai kasus Covid-19 yang muncul dalam beberapa hari ini, yang kemungkinan meluas dan banyak. Ini terkait Gubernur Kepri dan lima staf protokol positif Covid-19,” ujar Tjetjep.
Pasien yang dikarantina belum tentu positif Covid-19, namun perlu dikarantina selama 14 hari sambil menunggu hasil pemeriksaan swab dengan metode PCR. ”Bisa juga mereka yang positif Covid-19, namun tanpa gejala sehingga wajib dikarantina sesuai protokol kesehatan,” terang Tjetjep.
Tjetjep menuturkan, karantina mandiri dapat dilakukan bila kediaman pasien tersebut memiliki kamar yang memadai, yang tidak sulit diakses orang lain dan memiliki kamar mandi di dalam ruangan kamar. ”Jangan khawatir, sepanjang mematuhi protokol kesehatan, tidak akan tertular. Gunakan masker, jaga jarak dan rajin-rajin mencuci tangan,” ujar Tjetjep.
Berdasar data pada Jumat (31/7) total jumlah pasien positif Covid-19 mencapai 481 orang. Sebanyak 120 orang dikarantina dan 20 orang dirawat. Jumlah pasien yang sembuh sebanyak 322 orang dan yang meninggal dunia 19 orang.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=nj7NuOsEWf8
https://www.youtube.com/watch?v=HFeYFmQLXrA
https://www.youtube.com/watch?v=GYYJMr-RaRo

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
