
Aktivitas pembudidaya rumput laut di Bulelang,
JawaPos.com–Satu lagi pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Kabupaten Buleleng, Bali, dipulangkan. Kondisi pasien sudah membaik dan hasil tesnya negatif.
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng Gede Suyasa seperti dilansir dari Antara pada Minggu (29/3) mengatakan, jumlah PDP yang dirawat di RSUD Buleleng saat ini berjumlah empat orang atau berkurang satu orang. PDP yang dipulangkan memiliki kode PDP 05. Dia memiliki kontak erat dengan PDP 03.
”Dipulangkan dari RSUD Buleleng mengingat hasil pemeriksaan laboratorium pertama negatif. Begitu pula dengan hasil rapid test yang sudah dilakukan menunjukkan hasil negatif sehingga bisa dipulangkan. Gejala klinis juga sudah sangat bagus sehingga dijamin bisa dipulangkan,” kata Suyasa.
Untuk orang dalam pemantauan (ODP), kata Suyasa, jumlahnya 174 orang dengan perubahan rincian. Sebanyak lima orang merupakan ODP dengan riwayat ke luar negeri. ODP selanjutnya 16 orang yang masih diisolasi di RSP Giri Emas yang memiliki kontak erat dengan PDP 03, PDP 05, dan PDP 08, telah di-rapid test dan hasilnya negatif.
”Pemantauan 14 hari untuk 16 orang ODP ini akan berakhir tanggal 29 Maret 2020,” kata Suyasa.
Dia menambahkan, ODP yang memiliki kontak erat dengan PDP 06 sebanyak 112 orang yang terdiri atas 73 orang medis dan paramedis di RSUD Buleleng dan 12 orang paramedis di RSP Giri Emas.
Sebanyak 27 orang merupakan anggota keluarga dan tetangga lingkungan PDP 06. Setelah dilakukan penelusuran hanya 11 dari 27 orang tersebut yang memiliki kontak erat langsung sehingga hanya 11 orang tersebut yang menjalani rapid test.
”Untuk medis dan paramedis seluruh hasilnya negatif, sedangkan untuk 11 orang lainnya yang disebut memiliki kontak erat langsung tujuh orang hasilnya negatif dan empat orang masih menjalani rapid test,” ujar Suyasa.
Suyasa pun menambahkan, jumlah ODP yang memiliki kontak erat dengan PDP yang sudah dipulangkan (PDP 01, PDP 02, dan PDP 04) sebanyak 41 orang. Pada 27 Maret, sebanyak 14 orang yang memiliki kontak dengan PDP 01 itu berakhir masa pemantauannya (14 hari), sehingga jumlah sisanya menjadi 27 orang. ”Jadi sisa ODP secara keseluruhan berjumlah 48 orang dan sesuai dengan buku panduan pencegahan dan pengendalian Covid-19 revisi terakhir Maret berubah nomenklatur menjadi orang tanpa gejala (OTG),” kata Suyasa.
Selain ODP yang sudah berubah menjadi OTG tersebut, juga sedang dipantau orang-orang yang pernah kontak dengan PDP. Selain itu, ada juga yang memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri, namun tanpa gejala yang juga disebut OTG. Jumlah keseluruhannya adalah 485 orang.
”Dengan rincian kontak PDP 06 sebanyak 16 orang, kontak PDP 06 dan belum rapid test sebanyak empat orang, pekerja kapal pesiar 358 orang, tenaga kerja Indonesia (TKI) 42 orang, warga negara asing (WNA) 58 orang, dan baru pulang dari luar negeri sebanyak tujuh orang,” terang Suyasa.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=ixmlTmAOZy0
https://www.youtube.com/watch?v=ss_uWXlloqk
https://www.youtube.com/watch?v=HAkOSQ2zvmY

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
