
Kompleks Pemakaman Tionghoa. Di dalam Gang Bayu di Jalan Stadion Barat Kelurahan Panji, Tenggarong. Dipastikan sebanyak 30 makam ikut tersapu tanah longsor. (Samarinda Pos/JPG)
JawaPos.com - Banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah lokasi di Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), Minggu (9/6) lalu, menimbulkan dampak salah satunya di Kompleks Pemakaman Tionghoa. Di kompleks pemakaman di dalam Gang Bayu di Jalan Stadion Barat Kelurahan Panji, Tenggarong itu, dipastikan sebanyak 30 makam ikut tersapu tanah longsor. Sehingga puluhan mayat 'keluar' dari kuburnya.
"Sejak beberapa hari ini kami melakukan pembenahan di lokasi longsor di Kompleks Kuburan Tiongkoa. Kegiatan bersih-bersih lokasi longsor ini, sekaligus mencari serpihan atau bagian jenazah yang makamnya terdampak longsoran. Tadi anggota kami menemukan bagian jenazah, berupa tulang-belulang serta gigi," jelas Kepala Satpol PP Kukar Fida Hurasani dikutip dari Samarinda Pos (Jawa Pos Group), Rabu (26/6).
Sebuah alat berat jenis excavator dalam kegiatan tersebut. Begitu operator melihat ada bagian jenazah di material longsoran, segera diberitahukan ke petugas. Maka secepatnya anggota Unit Praja Rescue bersama petugas BPBD Kukar, bergerak mengumpulkan sisa-sisa bagian jenazah berupa tulang-belulang.
"Memang rata-rata usia makam di sini sudah tua. Melihat keterangan tertulis pada nisannya berupa salip terbuat dari kayu ulin, tertera jenazahnya dimakamkan sejak 2000 lalu. Tadi juga ditemukan sepasang anting-anting milik jenazah berjenis kelamin perempuan berusia 1 tahun lebih ketika meninggal," ucap Koko, sapaan akrab Kasi Ops Satpol PP Kukar ini.
Sekadar informasi, pembenahan kawasan longsor di pemakaman itu dilakukan sejak pukul 08.00 Wita, Selasa (25/6) kemarin. Sejauh ini dipastikan masih banyak bagian jenazah yang kuburannya terdampak tanah longsor di lokasi itu. Sementara sejumlah makam lain, juga terancam longsor, jenazahnya sudah dipindahkan pihak keluar masing-masing ke lokasi lain.
"Jika melihat kondisi tanah di lokasi ini, dipastikan longsor lagi begitu terjadi hujan deras seperti Sabtu (8/6) sampai Minggu (9/6) dini hari lalu. Karena tanah di sini gembur, mudah disapu air hujan setelah kondisinya kering. Apalagi letaknya di ketinggian cukup curam, jadi mudah longsor," tambahnya.
Seperti diketahui, Minggu (9/6) lalu, terjadi banjir mendadak pada sejumlah pemukiman di Tenggarong. Akibatnya genangan air merendam ratusan rumah warga.
Lokasi terdampak seperti Jalan Tambak Rel, Jalan Durian, Jalan Stadion, Jalan Bougenville, Jalan Pesut, Jalan Danau Murung sampai Jalan Gunung Belah. Tidak hanya banjir, ada juga pohon tumbang serta tanah longsor mendera sejumlah kawasan pemukiman warga di Kota Raja.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
