Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 April 2019 | 21.06 WIB

Saat May Day, KRL Dipastikan Beroperasi Normal

Ilustrasi KRL - Image

Ilustrasi KRL

JawaPos.com - Ribuan buruh diperkirakaan akan tumpah ruah di sekitar Ibu Kota Jakarta pada Rabu (1/5). Mereka akan menggelar aksi dalam perayaan Hari Buruh Sedunia atau May Day.

Terkait itu, VP Komunikasi PT KCI Ernie Sylviane memastikan perjalan commuter line atau yang lebih dikenal KRL oleh masyarakat akan tetap berjalan normal. Tidak ada perubahan jadwal keberangkatan dan kedatangan yang diakibatkan karena peryaan May Day.

"Berjalan normal tidak ada perubahan," ujar Sylviane saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (30/4).

Oleh sebab itu, Sylviane menghimbau agar masyarakat tak perlu khawatir untuk menggunakan mode transportasi KRL. Karena akan berjalan sesuai jadwal semestinya.

Photo

Ilustrasi aksi buruh. (Dok JawaPos.com)

Diketahui, sekitar 20 ribu buruh dari seluruh penjuru Jabodetabek akan menggelar aksi massa pada peringatan May Day 1 Mei 2019. Mereka akan melakukan longmarch istana negara Jakarta dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) mulai pukul 09.00 WIB.

Dalam aksinya, buruh akan menyuaran sejumlah permintaan seperti Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2019. Mereka juga meminta agar pemerintah meningkatkan kualitas kinerja pengawasan kepada buruh.

Adapula tuntutan penghapusan sistem kerja outsourcing dan magang. Serta menghentikan tindakan pemutusan hubungan kerja (PHK) semena-mena termasuk, mengkriminalisasi aktivis buruh.

Terkait dengan aksi May Day, Polisi juga memberikan imbauan pada elemen buruh yang akan melakukan aksi di Ibu Kota. "Imbauan untuk serikat yang akan melakukan demo intinya adalah silahkan untuk memperingati hari buruh dengan memanfaatkan hal yang positif," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono kepada wartawan di Markas Polda Metro Jaya, Senin (29/4).

Massa buruh pasti ada yang akan menggunakan kendaraan pribadi seperti sepeda motor saat merayakan May Day di Jakarta. Untuk itu, kepolisian meminta mereka tidak melakukan kebut-kebutan dalam konvoinya.

"Diharapkan tidak menjadi ajang untuk trek-trekan. Yang penting untuk ajang positif," ujarnya.

Senada dengan Kadin, kepolisian juga mengimbau massa buruh untuk melakukan kegiatan positif seperti donor darah, dan memberikan bantuan ke Anak Yatim Piatu. Sebagai informasi, sejauh ini baru 14 elemen buruh yang telah mengirim surat pemberitahuannya ke Polda Metro Jaya.

Photo

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore