Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 April 2019 | 15.17 WIB

Sungai Meluap, 5 Kabupaten-Kota di Bengkulu Dikepung Banjir

banjir bengkulu - act - Image

banjir bengkulu - act

JawaPos.com - Hujan yang tak henti-hentinya membuat sungai yang melintang di wilayah Provinsi Bengkulu meluap. Sungai itu tidak mampu menampung debit air yang terus bertambah.

Akibatnya lima kabupaten kota di Bengkulu dikepung banjir. Wilayah tersebut meliputi Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Benteng, dan Kabupaten Kepahiang.

“Banjir memang terjadi hampir di seluruh wilayah kabupaten dan kota, sebab itu saya menghimbau seluruh jajaran untuk bertindak dan yang utama selamatkan jiwa rakyat,” kata Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Sabtu (27/4).

Saat kondisi demikian Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kota Bengkulu mengerahkan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI). Relawan MRI-ACT Apra Julianda Poetra menyebut, dari pantauannya, untuk Kota Bengkulu genangan air terjadi di enam desa yang tersebar di kecamatan berbeda. Sejumlah desa tersebut antara lain Desa Tanjung Jaya, Desa Tanjung Agung, Desa Bentiring, Desa Rawa Makmur, Desa Korpri, dan Desa Sawah Lebar.

“Genangan air juga merendam Desa Air Merah Dekat dan Desa Tanjung Agung di Kabupaten Bengkulu Utara," sebutnya.

Di Kabupaten Bengkulu Tengah banjir melanda Desa Genting. Di Kabupaten Kepahiang banjir terdapat Desa Air Hitam dan Desa Kelilik. Lalu di Desa Bang Haji dan Desa Talang Empat (Kabupaten Benteng), serta Jalan Lintas Kepahiang-Bengkulu.

Photo

Relawan MRI-ACT mendirikan dapur umum untuk membantu korban banjir di Bengkulu. (ACT for JawaPos.com)

Kala banjir melanda sejumlah wilayah Bengkulu, ACT lantas mendirikan Posko Kemanusiaan ACT sekaligus Dapur Umum. “Insya Allah, kami ingin membersamai warga yang terdampak banjir, baik yang bertahan di rumah maupun mengungsi, dengan memenuhi kebutuhan mereka pascabencana,” ungkap Apra.

Pada Sabtu (27/4), sekitar pukul 20.00, Apra masih berada di Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu. Di wilayah itu, tepatnya di Desa Tanjung Jaya banjir belum surut. Justru ketinggiannya semakin meningkat.

Menurutnya, banjir yang merendam sebagian besar wilayah Provinsi Bengkulu diperkirakan terjadi karena intensitas hujan yang tinggi selama dua hari berturut-turut.

Akibatnya, sejumlah jalur transportasi terputus. Baik antarkabupaten maupun antarprovinsi yang menghubungkan Bengkulu dengan Sumatera Selatan dan Bengkulu dengan Lampung.

Photo

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore