
Sungai Ciliwung (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengeluarkan peraturan gubernur mengenai naturalisasi sungai pada 1 April lalu. Lalu bagaimana konsep naturalisasi yang dilakukan?
Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Setda DKI Jakarta Yusmada Faizal mengatakan, konsep naturalisasi sungai tidak jauh berbeda dengan normalisasi. Intinya program ini adalah untuk penanggulangan banjir di ibu kota.
"Semuanya untuk antisipasi banjir. Tapi penanganannya itu komprehensif," kata Yusmada, beberapa waktu lalu.
Menurut Yusmada, naturalisasi dilakukan dalam rangka penyesuaian dengan kapasitas air. Salah satunya melebarkan sungai dengan konsep natural. "Jadi jangan dikontonomikan antara normal dengan natural," ujarnya.
Yusmada menambahkan nantinya pihaknya tetap akan menggunakan sheetpile untuk memperkuat dinding sungai. Tujuannya agar mencegah longsor di beberapa titik yang rawan longsor.
"Beton itu buat apa coba, untuk memperkuat tebing kan gitu, tanpa dia dilebarkan tebing itu mau lonsor ya kami perkuat," tegasnya.
Kendati demikian, pihaknya mengaku membutuhkan dukungan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Khususnya dalam melakukan naturalisasi di sungai yang kewenangannya ada di pemerintah pusat.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
