
Peserta ujian Paket C di Jakarta Utara
JawaPos.com - Dinas Pendidikan DKI Jakarta menggelar Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) Paket C pada seluruh Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM). Di Jakarta Utara, total peserta ujian ini mencapai 2.020 orang yang meliputi Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 dan wilayah 2.
Keterlambatan usia dan kesulitan ekonomi tidak menyurutkan niatan warga Jakarta Utara, untuk menempuh pendidikan. Mereka yang telah terdaftar tampak antusias mengikuti USBK Paket C.
Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Utara Budi Sulistiono mengatakan, jumlah peserta ujian Paket C mencapai 993 orang. Terdiri dari 67 peserta jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan 926 peserta jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
“Mereka berasal dari 17 PKBM, yang meliputi kecamatan Tanjung Priok, Pademangan, dan Penjaringan,” kata Budi, saat dikonfirmasi, Rabu (20/3).
Dijelaskannya, USBN Paket C berjalan selama sepekan sejak Senin (18/3) hingga Sabtu (23/3). Secara berturut-turut mata pelajaran yang diujikan yakni Bahasa Indonesia dan PPKN, Matematikan dan Geografi, serta Sejarah dan Ekonomi.
Kemudian pada, pada hari keempat siswa mengikuti ujian mata pelajaran Sosiologi dan Bahasa Inggris. Serta agama dan budaya di hari kelima. "Hari keenam atau hari terakhir Penjaskes dan Mulok,” jelasnya.
Sementara Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Utara Momon Sulaiman menerangkan, total peserta USBK Paket C di wilayah tugasnya mencapai 1.027 orang. Terdiri dari 111 peserta jurusan IPA dan 916 peserta jurusan IPS.
“Di wilayah kami ada 24 PKBM yang berasal dari Kecamatan Cilincing, Koja, dan Kelapa Gading,” tutupnya.
Salah satu peserta Asih, 42; dan Neneng Heriyawati, 29, meski sudah tidak lagi muda kedua warga Kampung Bayam itu tidak malu mengejar ketertinggalan. Meeka mengikuti program kejar Paket C di pusat kegiatan belajar mengajar (PKBM) Negeri 04 Pademangan, sejak setahun belakangan.
Sebagai proses rangkaian kegiatan pendidikan tersebut, selama sepekan ini mereka pun mengikuti USBK di SDN 09 Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta Utara.
"Saya ikut kejar Paket C untuk meningkatkan taraf hidup. Ya siapa tahu kalau punya ijazah bisa kerja lebih baik," ujar Asih.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
