
Belasan seniman alumni ISI Jogjakarta mengadakan doa bersama untuk korban penembakan di Selandia Baru, Sabtu malam (16/3).
JawaPos.com- Solidaritas para seniman Jogjakarta alumni Institut Seni Indonesia (ISI) terhadap Zulfirmansyah akan terus mengalir. Setelah doa bersama, alumni ISI akan kembali berkoordinasi untuk menggalang dana.
Salah seorang seniman, Ali Umar mengatakan, dia akan mengumpulkan alumni kembali. Mereka akan membahas teknis bentuk solidaritas yang akan diberikan kepada Zulfirmansyah.
"Nanti akan dibahas bersama rekan-rekan, bagaimana supaya ada penggalangan dana untuk keluarga Zulfirmansyah," kata pria asal Minang itu ditemui di Masjid Al-Muhtar usai doa bersama, Sabtu malam (16/3).
Dari informasi yang didapatnya, keluarga dari Zulfirmansyah menunggu pemerintah untuk diberangkatkan ke Selandia Baru. Keluarga akan mendampingi perawatan Zulfirmansyah secara langsung.
"Keluarga masih menunggu pemerintah untuk diberangkatkan," tambahnya.
Sepengetahuannya, keluarga Zulfirmansyah sebenarnya ingin secepatnya sampai ke Selandia Baru. Namun karena keterbatasan dana, mereka lebih memilih untuk menunggu kabar dari pemerintah.
"Keluarga pastinya ingin melihat kondisinya secara langsung," tutur Umar.
Di mata Umar, Zulfirmansyah adalah sosok yang baik.
"Dia itu sama saja dengan jihad. Dia mengantar istri kerja. Zul banyak project di Indonesia, dan baru 2 bulan di sana (Selandia Baru)," ungkapnya.
Yulhendri, salah seorang seniman patung Jogjakarta yang juga merupakan alumni ISI Jogjakarta angkatan 1985 menambahkan, para alumni berharap Zulfirmansyah bisa cepat sembuh. "Teror yang terjadi itu keji sekali," ucapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
