
Photo
JawaPos.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim masih melakukan kajian terkait rencana pembangunan Light Rail Transit (LRT) yang menyambungkan Surabaya-Gresik-Sidoarjo-Lamongan-Mojokerto. Moda transportasi masal itu dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan mobilitas di kota besar, seperti Surabaya.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan, LRT memang mempunyai keterbatasan daya tampung dibandingkan Mass Rapid Transit (MRT). Meskipun begitu, dia menganggap LTR cocok untuk Surabaya dan sekitarnya.
"Light rail (LRT, Red) ini memang ada keterbatasan daya tampung ketimbang MRT. Tapi untuk konteks Jakarta, dianggap cukup (memenuhi mobilitas) apalagi untuk Surabaya," ujarnya saat berkunjung ke Malang, Rabu (6/3).
"Ini salah satu yang sedang kami kaji dengan saksama," lanjut mantan Bupati Trenggalek tersebut.
Sebagai informasi, MRT mempunyai kapasitas 950 penumpang. Sedangkan LRT 600 penumpang.
Menurut Emil, LRT lebih memungkinkan dibangun di Jatim. "LRT adalah teknologi yang paling di depan mata, tapi sebenarnya definisi LRT itu artinya keretanya, bukan rel yang berat. Sedangkan MRT, heavy rail transit (rel berat)," ungkapnya.
Seperti diberitakan JawaPos.com sebelumnya, Pemprov Jatim mewacanakan untuk membangun Light Rail Transit (LRT). Ada beberapa pertimbangan pemprov memilih LRT yang rencananya akan menghubungkan Surabaya, Lamongan, Gresik, Sidoarjo, dan Mojokerto tersebut.
Salah satunya adalah mobilitas warga di kota-kota tersebut yang mencapai 10 hingga 12 juta orang. Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur Fattah Jasin mengatakan, LRT yang akan dibangun kurang lebih sama dengan yang ada di Jakarta. Kapasitasnya antara 50 hingga 100 orang per gerbong.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
