
Bagian depan Kapal Garden Hotel Malang. Harga paling murah di hotel ini sebesar Rp 95 ribu yang cocok bagi para tamu backpacker.
Anda ingin merasakan sensasi menginap di atas kapal pesiar? Tak perlu takut mabuk laut dan merogoh kocek dalam-dalam, karena anda cukup berkunjung ke Malang. Di sana ada Hotel Kapal Garden yang menawarkan konsep berbeda dibanding penginapan lainnya.
Fisca Tanjung, Malang
JawaPos.com- Sekilas, Kapal Garden Hotel memang seolah mengapung di lautan. Saat menatap dari luar, bangunan hotel laksana sebuah kapal yang sedang bersandar di dermaga.
Lokasi hotel itu sendiri cukup mudah ditemukan. Yakni berada di Jalan Raya Sengkaling no. 188, Sengkaling, Mulyoagung, Dau, Kabupaten Malang. Bangunannya masih satu kawasan dengan Taman Rekreasi Sengkaling. Bila anda berkendara dari pusat Kota Malang, Kapal Garden berada di sebelah kanan setelah Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Ketika masuk Sengkaling, tamu akan disambut oleh sebuah bangunan berbentuk seperti bagian depan kapal Ro-ro atau sejenis kapal muatan yang dilengkapi alat bongkar muat. Warna bangunan itu cukup menarik perhatian, kombinasi merah dan putih.
Di bagian sisi kanan dan kiri bangunan, juga terdapat jendela yang dilengkapi kanopi berwarna merah. Mirip jendela kapal. Bedanya, anda tak akan menatap hamparan samudera berwarna biru saat membuka jendela dari dalam kamar.
Sedangkan di atasnya ada sebuah pagar lengkap dengan ornamen pelampung keselamatan berwarna oranye. Tak lupa, juga ada sebuah jangkar berukuran besar yang menggantung di sebelah kanan bangunan.
Masuk ke area lobi hotel, suasana bak di dalam kapal semakin terasa. Meski badan tidak sampai terombang-ambing karena ombak, tapi desain interior hotel itu begitu kuat menggambarkan suasana kapal. Lorong-lorong menuju kamar dibuat persis seperti yang ada di dalam kapal.
Hotel Manager Kapal Garden Hotel Malang Shinta Suryanti mengatakan, penginapan tersebut terdiri dari tiga lantai. Lantai pertama yakni dormitory atau kamar yang didesain seperti barak kapal. Jadi satu ruangan dipenuhi dengan kasur tingkat yang berjejer tanpa sekat tembok.
Kamar dormitory ini sangat cocok bagi tamu backpacker. Pasalnya, harga yang dipatok terbilang murah, yakni sebesar Rp 95 ribu per malam sudah termasuk snack. Hanya saja untuk kamar dormitory, ini pengunjung harus sharing kamar mandi dengan tamu lain alias kamar mandi luar.
"Dormitory ada dua, male (laki-laki) dan female (perempuan). Untuk male ada 60 bed, female 62 bed," ujarnya pada JawaPos.com.
Selanjutnya menuju ke lantai dua dan tiga terdapat kamar-kamar dengan berbagai tipe. "Sekarang ada 49 kamar dari berbagai tipe. Standar, superior, dan deluxe," terangnya.
Shinta menjelaskan, untuk kamar tipe standar, pihaknya mendesain kamar dengan bunk bed atau ranjang susun didalamnya. Kamar standar berukuran 15 meter persegi dan sudah dilengkapi dengan kamar mandi. Sedangkan untuk kamar deluxe dan superior memiliki ukuran lebih luas dengan model tempat tidur seperti hotel pada umumnya.
Kamar tipe deluxe dan superior rata-rata berada di lantai tiga dengan ditambah interior kamar seperti di dalam kapal, yakni jendela yang dibuat miring dilengkapi kanopi. Di lantai tiga, pengunjung juga bisa menikmati nuansa di kapal pesiar dengan menuju ke balkon hotel. Bahkan, pengelola juga menyulap balkon seperti di kapal pesiar. Sehingga tamu bisa berswafoto dengan nuansa Instagramable disana.
Shinta menerangkan, bangunan ini secara resmi berubah menjadi hotel baru pada 22 September lalu. Sebelumnya, bangunan ini merupakan sebuah tempat yang digunakan untuk hall dan guest house.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
