
ILUSTRASI: Pertumbuhan kendaraan yang tidak diimbangi dengan penambahan ruas jalan menyebabkan kondisi lalu lintas semakin padat.
JawaPos.com - Komitmen Pemkot Solo untuk menyediakan sarana dan prasarana untuk transportasi umum benar-benar dibuktikan. Selain menyediakan BST di tiga koridor, Pemkot akan melakukan peremajaan lebih kurang 240 angkutan kota. Selanjutnya, angkutan kota tersebut dijadikan sebagai feder atau pengumpan warga yang ingin naik ke bus BST.
"Saat ini angkutan yang sudah kami remajakan ada 100 unit, masih kurang 140 unit," terang Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Hari Prihatno kepada JawaPos.com, baru-baru ini.
Hari menambahkan, peremajaan ini dilakukan karena kondisi angkutan kota yang ada saat ini sudah cukup tua. Sehingga, tidak nyaman dan berbahaya. Maka dari itu, lanjutnya, ini sebagai komitmen dari Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo dalam menyediakan transportasi yang aman, nyaman dan terjangkau. Angkutan yang sudah diremajakan tersebut sekarang sudah mulai beroperasi.
Selain melakukan peremajaan terhadap fisik angkutan, sejumlah peningkatan pelayanan juga dilakukan. Mulai dari sikap sopir angkutan, adanya fasilitas AC, pintu angkutan harus selalu ditutup dan juga peraturan yang lainnya. Akan tetapi, perbaikan ini tercoreng dengan adanya perilaku sopir yang sering melakukan pelanggaran.
"Seperti masih nekat tidak mau menutup pintu, ngetem atau menunggu penumpang di tempat-tempat tertentu dan pelanggaran dari sikap sopir itu sendiri," ucapnya.
Maka dari itu, Hari mengatakan, perlu adanya pembekalan terhadap para sopir angkutan tersebut. Agar ke depan para sopir bisa melayani dengan baik dan penumpang juga merasa nyaman.
Dengan begitu, maka masyarakat akan tertarik untuk menggunakan transportasi umum. "Memang agak sulit untuk ke situ (mengubah sikap sopir). Tetapi, secara perlahan perlu dilakukan perubahan sehingga bisa lebih baik," tandasnya.
Di Semarang, Pemerintah setempat juga menyediakan sebuah layanan angkutan masal berbasis BRT (Bus Rapid Transit) yang dioperasikan perdana pada 2008 silam.
Memiliki tujuan agar ada penguraian kemacetan di Kota Semarang serta mengakomodir para penglaju menuju pusat kota, apakah benar layanan ini yang membuat punahnya angkutan kota di Kota Lunpia?
Untuk diketahui, Trans Semarang melayani sebagian besar trayek utama yang dulunya dilalui oleh angkutan kota berupa bus berukuran sedang. Dimana kini, area melintasnya dibagi ke dalam tujuh koridor utama.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
