
Ilustrasi: Demo buruh meminta kenaikan UMP.
JawaPos.com - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi DKI Jakarta mengaku telah menerima hasil sidang Dewan Pengupahan terkait kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2019. Ada tiga nilai kenaikan UMP yang diusulkan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Andri Yansyah menyatakan tiga usulan angka berasal dari pemerintah, serikat buruh, dan pengusaha. Khusus dari pemerintah UMP diusulkan naik 8,03 persen menjadi Rp 3.940.973,06.
Andri mengaku usulan dari pemerintah mengacu dari survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Bahkan survei telah dilakukan di 15 pasar yang ada di Jakarta. Ada 60 item yang dilakukan survei di masing-masing pasar.
"Ada sekitar 60 item, berapa harga daging, telor, minyak, ayam, ikan, tempe, sayuran dan segala macam," terangnya saat ditemui di Balaikota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (25/10).
Menurutnya dalam menentukan UMP memang sudah ada rumus yang ditetapkan. Namun tetap ada selisih dengan permintaan buruh yang mencapai Rp 4.373.820.
"Kami permasalahkan antara UMP yang diusulkan pemerintah dengan yang diminta buruh itukan ada selisih, nah selisih itulah kewajiban kami nih supaya pekerja dan buruh tak terbebani," terangnya.
Walaupun nantinya kenaikan tidak signifikan, Andri menyatakan Pemprov akan membantu kehidupan masyarakat dengan mengeluarkan kartu pekerja. Kartu ini dapat dimanfaatkan untuk 13 koridor gratis, artinya akan ada subsidi transportasi.
"Kedua, subsidi pangan. Contoh daging kan Rp 93 ribu dia cukup bayar Rp 35 ribu. Nah itukan jaraknya kan jauh. Terus beras Rp 60 ribu sekian jadi cuma bayar Rp 30 ribu sekian. Telor Rp 22 ribu dia hanya bayar Rp 10 ribu. Minyak dan termasuk susu. Nah selisih itu dihitung," paparnya.
Terakhir, lanjut Andri, pemerintah juga memberikan subsidi pendidikan melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP). Jika ada keluarga yang sudah memiliki, diimbau untuk tidak mendapatkan lagi sebab sesuai aturan setiap keluarga sudah ada peruntukkannya.
"Nah nggak bisa doubel ya itu yang kita sisir, karena memang Pak Gubernur berpendapat yang harus dibantu justru pekerja dan buruh. Karena dia jelas-jelas kerja tapi pendapatannya kurang. Makanya kita subsidi dengan 3 layanan itu," pungkasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
