Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 September 2018 | 15.51 WIB

Trotoar Jakarta Seperti di Singapura, Tapi Ini Bedanya

Trotoar Jalan MH Thamrin. - Image

Trotoar Jalan MH Thamrin.

JawaPos.com - Menyambut Asian Games 2018, sejumlah trotoar di Jakarta dipercantik seperti di luar negeri. Seperti di sepanjang Jalan Sudirman dan Jalan MH Thamrin. Sayangnya perilaku warga masih belum berubah jadi merusak kecantikan trotoar itu sendiri.


Salah satu pengguna trotoar Andri, 28, mengakui trotoar di Jakarta Saat ini tidak kalah seperti di Singapura. Namun hanya dibeberapa titik saja, sementara lokasi lainnya masih perlu sentuhan.


"Yang mirip Singapura itu depan Thamrin saja, kalau mepet ke belokan yang ramai itu ya Indonesia banget," kata Andri, warga Tangerang kepada JawaPos.com, Selasa (4/9).


Sementara sisanya, menurut Andri masih terlihat kumuh. Karena perbaikan trotoar ini belum didukung oleh perubahan perilaku warganya. Menurutnya masih banyak Pedagang Kaki Lima memanfaatkan trotoar untuk berjualan. Alhasil trotoar tampak masih semrawut.


"Trotoarnya bagus buat jalan. Gue jalan dari Sabang lanjut ke Sarinah sampai ke Stasiun Sudirman. Tapi di samping Sarinah masih banyak PKL yang menaruh gerobak di jalan bikin yang jalan kaki susah lewat," cerita dia.


Selain itu kualitas udara juga belum mendukung untuk para pejalan kaki. Sehingga saat berjalan, para pejalan kaki terganggu dengan asap kendaraan disekitarnya. Hal itu juga yang membuat para pejalan kaki kurang nyaman.


Fasilitas untuk penyeberangan juga masih minim seperti zebra cross atau pelican crosing. Sehingga menyulitkan jika pejalanan kaki ketika hendak menyeberang karena harus bersaing dengan kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat.


"Tapi yang bikin nggak nyaman itu asap kendaraan. Gue jalan kaki berapa kilo di luar negeri enggak ada engap. Itu jalan dari Sarinah ke Sudirman saja sesak rasanya," tutur Andri.


Hal lain yang dirasakan dirinya masih mencium bau pesing saat melintas di beberapa titik. Sementara jika di luar negeri aroma pesing hampir tidak tercium disetiap sudut kota saat berjalan kaki. "Pesing ada dikit dan banyak yang buang sampah juga karena ramai ya orang jualan," imbuhnya.


Kepala Bidang Kelengkapan Prasarana Jalan dan Jaringan Utilitas (KPJJU) Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Junaedi Nelman mengatakan konsep pembangunan trotoar di Jakarta memang seperti di luar negri.Dimana trotoar cukup lebar sehingga pejalanan kaki nyaman saat melintas. "Memang konsep design seperti itu," kata Junaedi.

Editor: Erna Martiyanti
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore