
Pertamina (Persero) regional VII Sulawesi saat melakukan sidak ke pangkalan di Jalan Talasalapang, Kecamatan Rappocini, Senin (27/8).
JawaPos.com - PT Pertamina (Persero) regional VII Sulawesi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa pangkalan atau agen LPG tiga kilogram (gas melon) di Kota Makassar. Sidak dilakukan menyusul ditemukannya laporan sekaligus keluhan masyarakat.
Kelonjakan harga tabung gas LPG tiga kilogram tersebut marak terjadi akhir-akhir ini di Makassar. Laporan kelangkaan tabung gas bersubsidi mulai dirasakan masyarakat sejak awal Agustus yang lalu.
Manager Communication and CSR Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi, Roby Hervindo mengatakan, terjadinya kekurangan stok tabung gas bersubsidi lantaran alur distribusi yang tidak tepat sasaran.
"Tabung gas tiga kilogram hanya untuk masyarakat kurang mampu. Namun, masih banyak ditemukan kalangan menengah ke atas yang menggunakannya," katanya usai sidak di salah satu pangkalan di Jalan Talasalapang, Kecamatan Rappocini, Senin (27/8) sore tadi.
Roby tak menampik jika masih banyak oknum yang menyalahgunakan distribusi tabung gas bersubsidi tersebut. Padahal lanjut dia, sejauh ini Pertamina telah memberikan sanksi kepada 63 agen atau pangkalan di seluruh Sulawesi.
"Kita sudah memberikan surat peringatan kepada 51 agen yang melanggar dengan pengurangan stok. Sementara 12 agen dikenakan sanksi skorsing dengan tidak perbolehkan lagi berjualan LPG," terangnya.
Kendati begitu, pihak meyakinkan bahwa kelangkaan tabung gas tiga kilogram tidak akan terjadi di daerah Kota Makassar. Sebab, pasokan LPG di Kota Makassar disebutkan mencapai 1,4 juta tabung perbulannya.
Bahkan harga di pangkalan atau agen masih terpantau stabil yakni sesuai dengan Harga Eceren Tertinggi (HET). Untuk itu dia meminta kepada masyarakat agar tak khawatir dengan isu kelangkaan itu.
"Kami yakinkan kepada masyarakat bahwa saat ini di pangkalan semua tersedia, jangan muda termakan isu kelangkaan LPG," ucapnya.
Sudirman selaku pemilik pangkalan mengatakan dirinya mendapatkan 30 hingga 40 stok tabung gas LPG tiga kilogram perharinya. Stok tabung itu biasanya bertahan hingga tiga hari ke depan.
"Tapi semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat hanya bisa bertahan dalam sehari," tambahnya.
Selaku agen, pihaknya berharap apabila suaru waktu kondisi kelangkaang tetap terjadi, pemerintah dalam hal ini PT Pertamina, sesegera mungkin dapat menemukan solusi mengingat kebutuhan masyarakat yang tiap saat semakin bertambah.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
