Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 Agustus 2018 | 17.53 WIB

Petugas Lapas Makassar Jalani Tes Urine

Kabid P2M BNNP Sulsel Jamaluddin bersama Kepala Lapas Budi Sarwono di sela tes urine di Lapas Kelas 1A Makassar, Rabu (15/8). - Image

Kabid P2M BNNP Sulsel Jamaluddin bersama Kepala Lapas Budi Sarwono di sela tes urine di Lapas Kelas 1A Makassar, Rabu (15/8).

JawaPos.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali melakukan pemeriksaan berupa tes urine. Sekarang sasarannya adalah ratusan petugas di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1A Makassar. Pemeriksaan berlangsung di kantor Lapas, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Rabu (15/8).


Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNP Sulsel Jamaluddin mengungkapkan, tes urine dilakukan sebagai rangkaian pemeriksaan seluruh instansi horisontal di lingkup Makassar hingga Sulsel. Pemeriksaan bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya sipir di Lapas Kelas 1A yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.


"Jadi ini tindaklanjut dari pemeriksaan lanjutan. Sebelumnya kami juga periksa Satpol PP. Sekarang hasil koordinasi dengan lapas, kami lanjutkan di sini," kata Jamaluddin di sela-sela pemeriksaan.


Pemeriksaan ini dilakukan untuk kali pertama di luar dari instansi vertikal. Disisirnya Lapas Kelas 1A sebagai wujud pelaksanaan penanggulangan darurat narkoba di Sulsel.


Ratusan sampel urine petugas lapas bakal diteliti di laboratorium BNNP. Jika diketahui ada oknum yang positif mengonsumsi narkoba, BNN akan melakukan assesemen untuk mengetahui sejauh mana level penyalahgunaannya.


Kepala Lapas Kelas 1A Makassar Budi Sarwono menambahkan, sebanyak 152 petugas diambil urinenya dalam pemeriksaan kali ini. Pemeriksaan berdasarkan koordinasi dengan pihak BNNP sebagai upaya untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan sipir.


"Ini juga sebagai penguatan, mengingatkan kembali untuk tugas pokok agar bisa dilaksanakan tanggung jawab seluruh anggota sesuai dengan sistem operasional prosedur," sebutnya.


Budi menyerahkan sepenuhnya proses pemeriksaan kepada BNNP. Apabila ada yang terbukti menggunakan narkoba, pihak lapas tak segan untuk melakukan tindakan tegas.


"Jadi pasti langkah itu akan kami ambil. Hanya untuk lebih detail, kami tunggu instruksi dari Dirjen Lapas, atasan saya, langkahnya seperti apa. Kalau dari kami pasti setegas-tegasnya," tandas Budi.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore