
ILUSTRASI: Kepolisan Resor Kabupaten Pemalang telah menetapkan delapan tersangka terkait penyerangan bus yang ditumpangi suporter Persibara Banjarnegara oleh oknum pendukung PSIP Pemalang.
JawaPos.com - Kepolisan Resor Kabupaten Pemalang telah menetapkan delapan tersangka terkait penyerangan bus yang ditumpangi suporter Persibara Banjarnegara oleh oknum pendukung PSIP Pemalang, Minggu (22/7) lalu. Empat diantaranya merupakan anak di bawah umur.
Kapolres Pemalang AKBP Agus Setyawan mengungkapkan, tersangka di bawah umur tersebut tidak ditahan oleh kepolisian. Namun tetap berada dalam pengawasan. "Sementara empat sisanya berada di tahanan Polres," ujarnya saat dihubungi, Rabu (25/7).
Penetapan tersangka, lanjut Agus, dilakukan pasca pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap puluhan saksi, Selasa (24/7) kemarin. Dimana belasan dari mereka yang juga masih berstatus pelajar SMA.
"Kemarin korban pelemparan juga sudah membuat pelaporan. Dengan diantar oleh korlip suporter," sambungnya.
Agus menambahkan, saat ini jajarannya masih melakukan pengembangan. Lantaran provokator utama dalam kasus penyerangan ini belum ditetapkan. "Saat ditanya, terutama yang masih di bawah umur ini cuma bilang ikut-ikutan. Karena sewaktu kejadian ada banyak sekali orang," katanya lagi.
Para tersangka, setelah ini akan dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengerusakan. Sementara untuk yang di bawah umur bakal diproses dengan Undang-undang Perlindungan Anak.
Sebelumnya, penyerangan oleh oknum suporter PSIP Pemalang terhadap bus pengangkut pendukung Persibara Banjarnegara terjadi di Jalan Gatot Subroto, Pemalang, Minggu (22/7) lalu. Perisitiwa itu terjadi usai laga final Liga 3 Zona Jawa Tengah yang mempertemukan PSIP dan Persibara berlangsung di Stadion Mochtar, Pemalang.
Kabar penyerangan ini mencuat saat sebuah video menunjukkan pelemparan batu oleh oknum suporter PSIP ke arah rombongan bus pengangkut pendukung Persibara. Video itu diposting ke Facebook, tepatnya pada Minggu (22/7) malam.
Akibat peristiwa ini, beberapa bus dikabarkan mengalami pecah kaca. Sementara dua orang suporter Persibara terluka masing-masing pada kepala dan kaki karena terkena lemparan batu serta pecahan kaca.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
