
Kawasan TPA Supit Urang yang berasap akibat gas metan.
JawaPos.com - Kebakaran kerap terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang yang berada di Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Rupanya, hal itu terjadi disetiap musim kemarau. Hal itu disebabkan, oleh gas metan yang keluar dari pembusukan sampah.
Kasubbag TU UPT Supit Urang, Arif Dermawan mengatakan, pada saat musim kemarau, memang sering muncul titik-titik api kecil. Namun, biasanya hal itu bisa langsung ditangani oleh petugas UPT.
"Sebenarnya titik api tersebut masih bisa ditangani. Tetapi, yang membuat hal itu bisa merambat ke wilayah sekitarnya yakni karena asapnya. Yang jadi masalah kan asapnya. Itu dari gas metan yang keluar dari sampah," jelas Arif, Selasa (24/7).
Menurutnya, gas metan tersebut keluar karena hujan tak kunjung turun "Karena selama sebulan tidak pernah hujan, (akhirnya) bereaksi sekarang," kata dia.
Akibatnya, polusi asap pun tidak terhindarkan. Salah satunya seperti yang terjadi hari ini. Setidaknya ada sekitar 2 hektar area sampah di TPA Supit Urang yang berasap akibat gas metan.
Arif menjelaskan, sebelumnya sampah-sampah tersebut sudah ditimbun oleh tanah. Namun, beberapa waktu lalu, gundukan tanah tersebut sempat longsor."Sebelumnya dicover, karena longsor akhirnya terbuka. Sampah itu ada rongganya, akibatnya gas metan keluar dan memicu asap," kata dia.
Karena asap tersebut semakin meluas, pihaknya pun memanggil pemadan kebakaran (PMK) Kota Malang. "Sebelumnya ada titik kecil, sekarang besar. Dampaknya, asap pada warga sekitar," ujarnya.
Dimana lokasi TPA sendiri hanya berjarak 2 kilometer dari pemukiman warga. Kedepannya, pihaknya akan terus melakukan penimbunan tanah diatas sampah-sampah tersebut. Sehingga bisa mengurangi potensi timbulnya asap akibat gas metan.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
