
Mantan Artis Cilik Tina Toon nyaleg dari PDIP.
JawaPos.com - Pemilihan legislatif (Pileg) 2019 semakin berwarna lantaran banyak kalangan dari dunia hiburan atau artis yang ikut maju menjadi calon wakil rakyat, baik daerah maupun pusat. Melalui pembinaan yang dilakuan partai pengusung, para artis sepertinya sudah sangat memahami pekerjaan dalam dunia politik.
Salah satunya, mantan artis cilik Tina Toon yang mencalonkan diri untuk maju ke kursi DPRD DKI Jakarta melalui fraksi PDIP. Ketika baru mendaftar, Tina menyampaikan beberapa kritikan terhadap pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPD Parta Gerindra DKI Jakarta Syarif turut senang karena ada generasi muda yang berinisiatif terjun dan membela masyarakat. Dia menyebut kritikan tersebut adalah hal yang baik bagi pemerintah.
“Baguslah sudah mulai pintar dia mengkritik. Tina Toon sudah mulai pintar mengkritik,” ujar Syarif saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (20/7).
Menurutnya, kedua pemimpin Jakarta yang dahulu diusung Gerindra pada Pilkada DKI 2017 lalu itu merupakan sosok yang terbuka terhadap kritik. Namun, tentunya di samping adanya kritik, diharap ada sebuah solusi yang ditawarkan.
“Anies-Sandi itu, dua orang ini kan terbuka buat kritik. Apalagi kritik ditambah dengan solusi. Kita tunggu solusinya apa,” tandasnya.
Syarif pun meminta pelantun Bolo-Bolo itu agar membaca lebih banyak referensi terkait program Pemprov DKI Jakarta.
“Kalau untuk lebih detailnya ya harus membaca banyak referensi tentang penanganan banjir dari kebijakan Pemprov. Baguslah kritik itu masukan,” pungkas Sekretaris Komisi A DPRD DKI itu.
Sebelumnya diberitakan, Tina yang baru saja mendaftar sebagai caleg, rupanya sudah memiliki sederet kritikan bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menurutnya, beberapa permasalahan yang sebelumnya tidak ada menjadi muncul sejak keduanya memimpin.
“Itu kalau di Kelapa Gading ya, di Dapil aku, (dulu) banjir masih sedikit. Sekarang, entah kenapa semenjak ganti pemerintahan, dua jam tiga jam empat jam (hujan), dulu seharian hujan, nggak banjir. Sekarang naik semata kaki, bahkan kemarin sedengkul. Ada apa nih?” ujar Tina saat ditemui JawaPos.com di kantor KPU DKI Jakarta, Selasa (17/7).

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
