
TIDAK DIMINATI: SMA Widya Utama di Jalan Kesambi Baru Kota Cirebon kurang diminati saat penerimaan siswa baru, Jumat (13/7).
JawaPos.com - Masa penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMA Widya Utama Kota Cirebon cukup memilukan. Selama satu bulan penuh membuka pendaftaran, baru ada lima siswa yang mendaftar. Penyebabnya, sekolah tersebut dinilai kalah saing dengan sekolah negeri.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Widya Utama, Abdul Kohar mengatakan, pendaftaran siswa baru yang dibuka sejak 8 Juni lalu, saat ini baru ada lima siswa yang mendaftar di sekolah Jalan Kesambi Baru Kota Cirebon.
Dia mengatakan, dalam kurun waktu lima tahun terakhir, sekolah tersebut kesulitan mendapat calon siswa baru. Disebabkan, sekolahnya itu tidak dianggap sebagai sekolah unggulan dibanding dengan sekolah negeri.
"Baru ada lima murid yang daftar. Kami akan terus buka sampai jumlah murid terpenuhi. Akhir pendaftaran sampai awal Juli mendatang," katanya, Jumat (13/7).
Sekolah swasta yang berdiri pada 1979 itu sudah tidak lagi diminati oleh calon siswa baru. Masalahnya, kata Kohar, masyarakat masih ada anggapan sekolah favorit dan tidak favorit. Menurutnya, sekolah favorit itu adalah sekolah yang dikelola oleh pemerintah.
Padahal, secara kurikulum pembelajaran sekolahnya tidak jauh berbeda dengan sistem pembelajaran dengan sekolah negeri. Namun demikian, sekolah swasta kesulitan mendapatkan peserta didik baru.
"Kami berharap ada pemerataan jumlah kuota siswa antara negeri dan swasta. Kalau keadaannya seperti ini terus, saya tidak tahu bagaimana nantinya sekolah ini," paparnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
