
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pols Susanto saat ekspos penangkapan dua tersangka pembunuhan berencana di Mapolresta Pekanbaru, Riau, Jumat (13/7).
JawaPos.com - Polresta Pekanbaru mengungkap motif pembunuhan terhadap Ahmad Syahwan. Korban tercatat sebagai warga Jalan Cipta Karya, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau.
Polisi telah membekuk dua tersangka kasus pembunuhan tersebut. Salah satunya berinisial YD alias Abu Zakariya, 21. Dia merupakan rekan partisan ISIS, RH alias Abu Hamzah yang telah melakukan pembunuhan berencana terhadap Ahmad Syahwan.
Abu Zakaria dibekuk tim opsnal saat berada di tempat persembunyiannya di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/7) lalu. Sedangkan RH ditangkap di rumah kontrakannya, Jalan Karya, Gang Masjid Nur Illahi, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau, Minggu (1/7) malam.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui tersangka kesal dengan korban karena telah menghina Nabi Muhammad. Korban merupakan bos di tempat kerja tersangka.
"YD cerita sama saya kalau dia (korban) sudah menghina Nabi Muhammad. Dia bilang nggak usah fanatik sama Islam. Jadi saya bilang, ayo lewatkan aja dia. Kami bunuh dia," ujar RH di Mapolres Pekanbaru, Jumat (13/7).
Niat pembunuhan muncul pada Jumat (25/5) lalu. Kedua tersangka pergi membeli pisau sangkur. "Kami pulang taruh sangkur. Pergi dan menjelang azan Magrib, kami kembali ke rumah untuk mengambil sangkur itu," jelasnya.
Untuk melancarkan aksinya, kedua pelaku pergi ke rumah korban dengan alasan ingin menumpang buka puasa. "Setelah itu, kami langsung menuju ke rumah korban sambil beli takjil. Alasan numpang berbuka puasa. Selesai makan, RH pura-pura ke kamar mandi. Mau ditikam tapi nggak jadi," ungkapnya.
Karena rencana awal gagal, kemudian mereka berpamitan pulang. Saat korban sedang lengah, RH langsung menarik korban hingga terjatuh. Sedangkan YD membantu mencekik korban. "Ditusuk pakai sangkur 10 kali. Karena korban berteriak, YD ambil sangkur, tusuk dan sayat leher korban," beber RH.
Setelah korban tewas bersimbah darah, YD pun pergi ke kamar. Ia mengambil uang Rp 2 juta dan handphone yang terletak di meja korban. "Tujuannya ambil uang untuk lari. Awalnya ke Sumbar. Tapi karena nggak ada tujuan, kembali ke Pekanbaru," sebutnya.
Selanjutnya, RH memilih menetap di Pekanbaru. Sedangkan YD memilih untuk lari ke Batam.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto mengatakan, penangkapan keduanya dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi adanya penemuan mayat. Dugaan awalnya perampokan karena ada beberapa barang korban yang hilang.
"Ada kendaraan dan uang yang hilang. Kami menggali dari CCTV. Pelaku pertama RH alias Abu Hamzah. Di sini, kami mendapatkan keterangan yang bersangkutan mendalami aliran tertentu yang dikoordinasikan dengan Densus," ucap Santo.
Setelah menangkap RH, petugas kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap YD. RH sendiri diduga merupakan partisan ISIS. Hal itu dibuktikan dengan ditemukannya bendera bertuliskan ISIS saat petugas melakukan penangkapan di rumah kontrakannya.
"Belum tahu apakah kedua pelaku dibawa ke Jakarta untuk pengembangan alirannya. Jika harus dibawa ke Jakarta, maka akan dibawa ke sana. Kami koordinasi dulu dengan Densus," pungkas Santo.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022