
Multi Application Digital Integrated System (Madrim).
JawaPos.com - Polres Bojonegoro kembali mencetuskan inovasi baru dengan membuat aplikasi digital berbasis android. Namanya Multi Application Digital Integrated System (Madrim).
Aplikasi digital terpadu itu diciptakan guna mendukung tugas pokok Polri. Terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta dalam rangka memberikan pengayoman, perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
Aplikasi tersebut diluncurkan bersamaan dengan tasyakuran peringatan Hari Bhayangkara ke-72 di Mapolres Bojonegoro, Rabu (11/7) kemarin. Aplikasi itu masih dalam bentuk soft lauching. Sebab masih ada penyempurnaan fitur-fitur di dalamnya.
Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli menjelaskan, pihaknya telah memiliki sejumlah aplikasi pelayanan masyarakat secara online. "Hadirnya berbagai aplikasi untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan kepolisian dengan lebih cepat dan efisien," jelas Ary Fadli, Kamis (12/7).
Sejumlah aplikasi tersebut dapat mempermudah komunikasi atara masyarakat dengan Polres Bojonegoro. Seperti mempercepat waktu pengurusan administrasi, dan jarak pun sekarang bukan lagi jadi halangan.
Tak ada lagi calo dan layanan koruptif. Karena pengurusan administrasi kepolisian kini bisa dilakukan sendiri di mana saja dan kapan saja secara online, mudah dan murah. Bahkan untuk memanggil polisi terdekat ketika terjadi tindak kejahatan, masyarakat hanya perlu menyentuh satu tombol dalam aplikasi tersebut.
Namun karena banyaknya aplikasi pelayanan yang dimiliki Polres Bojonegoro, kerab kali membuat masyarakat bingung. Handphone terisi penuh dengan berbagai aplikasi yang sebenarnya sangat dibutuhkan masyarakat.
Aplikasi Madrim hadir untuk menjawab atas keluhan masyarakat. "Jika dulu beragam aplikasi terpisah-pisah dan harus diunduh satu per satu, kini dengan Madrim semuanya terintegrasi hanya dengan satu aplikasi," tegas Ary Fadli.
Berdasarkan uji coba JawaPos.com, dalam aplikasi Madrim terdapat sejumlah fitur. Antara lain CAS (Crime Alarm System), yakni menu untuk melaporkan dan mengetahui kejadian kriminalitas serta peristiwa lain yang membutuhkan penanganan segera dari kepolisian.
Dengan aplikasi ini, pelapor hanya perlu melengkapi data kejadian sesuai format yang telah tersedia kemudian dikirimkan. Selanjutnya setelah laporan dikirim, alarm kejadian akan terkirim di command center Polres Bojonegoro.
Selain itu, masuk banyak fitur lain dalam aplikasi Madrim. "Diharapkan dengan diluncurkannya aplikasi tersebut, dapat mempermudah masyarakat Bojonegoro dalam mendapatkan pelayanan kepolisian. Khususnya dari Polres Bojonegoro," harap Ary Fadli.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
