Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Juni 2018 | 20.15 WIB

Tewaskan Satu Keluarga, Penyebab Kebakaran di Batam Belum Jelas

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki. - Image

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki.

JawaPos.com - Kebakaran rumah terjadi di kawasan industri Megacipta, Kecamatan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) beberapa waktu lalu. Insiden menewaskan satu keluarga.


Hasil otopsi tim Dokter Kesehatan Polda Kepri, keenam korban meninggal karena menghirup gas karbon monoksida (CO). Namun, sebab terjadi kebakaran hingga kini belum dapat dipastikan.


Polresta Barelang masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri cabang Medan. Sebelumnya, tim Labfor sudah melakukan olah tempat kejadian (TKP) selama dua hari. Polisi hanya bisa memberikan perkiraan keluarnya hasil pemeriksaan dari tim labfor sekitar 7-14 hari ke depan.


"Kami masih menunggu. Tidak bisa kami duga-duga. Karena tim ahli dari labfor sudah melakukan pemeriksaan selama dua hari. Jadi hasil dari mereka akan menjadi rujukan kami," kata Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki ketika ditemui di Batam, Selasa (26/6).


Hengki melanjutjkan, pihaknya pada saat kejadian telah melakukan langkah-langkah sesuai prosedur yang ada. Mulai melakukan sterilisasi TKP, membawa korban untuk dilakukan pemeriksaan, dan memberikan pertolongan segera untuk korban yang selamat.


Sebelumnya diberitakan, kebakaran melanda sebuah rumah di Kelurahan Batu Merah, Kecamatan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Insiden terjadi pada Kamis (21/6) dini hari sekitar pukul 05.00 WIB.


Ada enam korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Mereka merupakan satu keluarga. Kemudian seorang asisten rumah tangga mengalami luka-luka. Sekarang kondisinya masih kritis dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) Batam.


Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi menyampaikan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran. "Kami tunggu pemeriksaan dari tim labfor untuk memeriksa penyebab kebakaran," kata Didid yang turun langsung ke TKP.


Adapun identitas korban meninggal adalah Koko (anak), Joshua (kepala keluarga), Wiliam (anak), Eby (anak), Ace (anak), dan Pang Pang (istri). Lalu asisten rumah tangga bernama Anggit yang menjadi korban luka.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore