
Calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil almarhum Derajat Ginan Koesmayadi, pendiri komunitas Rumah Cemara di Jalan Dr. Slamet, Bandung, Jumat (22/6).
JawaPos.com - Calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melayat ke kediaman almarhum Derajat Ginan Koesmayadi, pendiri komunitas Rumah Cemara di Jalan Dr Slamet, Bandung, Jumat (22/6). Almarhum meminggal dunia di Rumah Sakit Advent Bandung pukul 21.00 WIB, Kamis (21/6).
Wali Kota Bandung yamg kerap disapa Kang Emil itu datang melayat jenazah Ginan yang tak jauh dari rumah kontrakannya di kawasan Jalan Cipaganti. Dengan menggunakan pakaian warna hitam, Kang Emil terlihat tak kuasa meneteskan air mata saat melihat langsung jenazah Ginan yang berada di rumah duka. Pasalnya, Almarhum merupakan salah seorang yang menginspirasi dirinya.
"Almarhum warga Bandung yang menjadi inspirasi buat saya. Salah satu anak muda yang selalu memberi ilmunya, tentang mencintai manusia, semangat Rumah Cemara sesama manusia luar biasa," ujar Kang Emil di rumah duka, Jumat (22/6).
Cagub dari pasangan nomor urut 1 ini tidak menyangka pemuda Bandung berusia 38 tahun itu akan meninggal lebih cepat. Sebab, kata Kang Emil Ginan merupakan sosok panutan anak muda, seorang aktivis yang terus menyemangati para penderita orang dengan HIV AIDS (Odha).
"Solidaritas kemanusiaannya luar biasa, aura kegembiaraan dimanapun dia hadir luar biasa, semangat pantang menyerah. Tiga nilai sederhana itulah justru saya belajar dari Ginan," ujarnya.
Sebelumnya, Wali Kota Bandung non aktif ini mengaku bertemu Ginan dua pekan lalu untuk membahas persiapan boxing festival salah satu agenda komunitas Rumah Cemara dalam bidang olahraga. Namun pertemuan itu tak disangka Emil menjadi yang terakhir untuk merumuskan gagasan.
"Gagasan dia menyalurkan rasa pride pantang menyerah. Saya dukung terus dan dihubungkan situasi saya kalau saya terpilih teori Ginan akan saya pakai kemana-mana," ungkapnya.
Diketahui, Ginan adalah seorang aktivis dan mantan pecandu narkoba pada 2003 lalu. Kemudian, bersama teman-temannya telah mendirikan Rumah Cemara yang gencar menyuarakan peningkatan kualitas hidup para Odha, kaum marjinal, dan mantan pecandu narkoba.
Tak hanya sabagai aktivis, Ginan dikenal sebagai pemuda yang selalu bersemangat memperjuangkan kaum marginal ini juga sukses mengharumkan nama Indonesia di ajang Homless World Cup 2011. Pasalnya, sepak bola menjadi metode khas kampanye Rumah Cemara dengan menyuarakan tagline Indonesia tanpa Stigma.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
