
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Wahid Wahyudi.
JawaPos.com - Sebagai Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur (Jatim), Wahid Wahyudi tentunya mempunyai kebiasaan lebaran yang lain dari pada masyarakat pada umumnya. Yakni, dirinya baru bisa melaksanakan mudik ketika semua orang justru sudah kembali dari kampung halaman.
Wahid mengatakan, dirinya baru bisa menikmati lebaran setelah masa angkutan lebaran selesai. "Sepanjang itu belum selesai, tugas utama saya adalah memonitor kelancaran arus lalu lintas di Jawa Timur," ujar pria yang saat ini juga menjabat sebagai Pjs Wali Kota Malang itu kepada JawaPos.com.
Artinya, dirinya baru bisa benar-benar menikmati lebaran setelah H+7 lebaran. Hal pertama yang dia lakukan saat lebaran yakni, mengunjungi orang tua. Selanjutnya, mengunjungi mertua dan dilanjutkan dengan kumpul bersama keluarga besar, teman lama, serta reuni sekolah.
"Bila ada waktu luang, mengadakan open house di rumah. Undang teman-teman kantor dan teman dekat," kata alumnus Universitas Brawijaya ini.
Pria yang juga pernah menjadi Pjs Bupati Lamongan pada 2015 lalu itu mengatakan, ada beberapa tradisi lebaran yang selalu dia rindukan. "Saat saya ke rumah ibu saya. Saya kan suka sate kambing, pasti bakar sendiri," ceritanya.
"Ibu saya, disaat saya mau pulang sudah menyiapkan daging yang diiris dimasukkan ke freezer. Jadi saat saya datang tinggal bakar," ujarnya sembari tersenyum.
Pada saat lebaran, Wahid biasanya mudik ke rumah ibunya yang berada di Sedayu Lawas, Lamongan. Kemudian dilanjut ke rumah mertua yang ada di Madiun. "Setelah itu biasanya keluarga ngajak nglencer naik kuda, makan sate kelinci di Telaga Sarangan," kata dia.
Wahid sendiri, memaknai Hari Raya Idul Fitri sebagai masa silaturahmi yang sangat membahagiakan. Menurutnya, event silaturahmi yang paling baik dan membahagiakan itu adalah idul fitri.
"Tentunya saat silaturahmi itu saling memaafkan. Dari nuansa saling memaafkan itu, pertemuan itu menjadi pertemuan paling membahagiakan dan membuat keakraban terjaga," pungkasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
