Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Juni 2018 | 20.04 WIB

Penjagaan Objek Vital Terbagi Tiga Sif

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan saat meninjau Pospam di depan Ciputra World, Surabaya, Selasa (12/6). - Image

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan saat meninjau Pospam di depan Ciputra World, Surabaya, Selasa (12/6).

JawaPos.com - Surabaya sudah mulai ditinggal penghuninya yang mudik ke kampung halaman. Beberapa ruas jalan protokol mulai terlihat lengang. Tidak seperti pada hari-hari biasanya yang diwarnai kemacetan.


Kendati mulai sepi, tugas polisi tidak lantas kendor. Justru mereka bersiaga mengantisipasi kerawanan yang mungkin bisa muncul. Untuk itu, Polrestabes Surabaya membangun pos pengamanan (pospam) yang tersebar di 23 polsek.


Selasa (12/6) ini, Kapolrestabes Surabaya Kombes Ool Rudi Setiawan meninaju kesiapan pospam-pospam. Dia mengunjungi tiga pospam yang berlokasi di depan Taman Bungkul, depan Ciputra World, dan depan Pakuwon Trade Center (PTC). "Semua pos kami perhatikan. Tugas saya keliling ke semua pos," terang Rudi.


Kota Pahlawan memang bukan jalur utama arus mudik. Fokus utama petugas adalah mengamankan objek vital. Seperti mal atau tempat wisata. Makanya hampir semua pospam yang dibangung ditempatkan di titik-titik keramaian.


Rudi memaparkan, Operasi Ketupat Semeru 2018 merupakan Operasi Kemanusiaan. Oleh sebab itu, polisi berkonsentrasi untuk mengedepankan pelayanan. Misalnya untuk mengurai kemacetan. "Seluruh tiga pilar bersinergi. Di masing-masing pospam semua siaga," ungkapnya.


Polrestabes Surabaya dan Pemkot Surabaya juga menyediakan call center apabila masyarakat mengalami kondisi darurat. "Call center kami 110, kalau pemkot 112. Itu tetap aktif selama masa Lebaran," tambah Rudi.


Saat meninjau ketiga pospam, Rudi juga berpesan kepada anak buahnya. Dia mengigatkan soal sif kerja. Sistem kerja anggota yang bertugas per sif masing-masing selama 8 jam.


"Tadi saya sudah sampaikan ke mereka, orang normal itu kerja 8 jam. Kecuali orang males, baru dua jam sudah tidur," tutur alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1993 tersebut.


Rudi juga mengingatkan agar anggotanya tidak bermalas-malasan. "Saya juga sudah ingatkan kerja mereka ini bukan di pos. Pos ini cuma untuk berteduh. Tugas mereka itu mengamankan objek vital. Misalnya mengurai kemacetan," tegas polisi kelahiran Lampung tersebut.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore