
Truk dengan bebrapa tonase melintasi di Jembatan Babat Widang, Kabupaten Lamongan, Senin (4/6).
JawaPos.com - Masyarakat dipastikan bisa kembali memanfaatkan Jembatan Widang di kawasan Babat, Lamongan. Bila tidak ada perubahan jadwal, hari ini jembatan tersebut resmi dibuka dan sudah bisa dilewati kendaraan dengan normal. Hanya, pembatasan tonase akan diberlakukan lebih ketat.
Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Surabaya kemarin (4/6) melakukan pengecekan akhir sebelum memberikan lampu hijau pembukaan jembatan. Sejak sore, sejumlah kendaraan berat didatangkan ke area jembatan sepanjang 260 meter itu. "Kami harus melakukan tes pembebanan," terang Kabid Preservasi BBPJN VIII Sodeli.
Tes pembebanan berlangsung hingga menjelang tengah malam. Kendaraan-kendaraan berat itu dilewatkan dalam waktu bersamaan di atas jembatan. Setelahnya, pemberian beban tersebut diobservasi kembali, apakah berdampak pada kondisi jembatan. Bila tidak ada masalah, BBPJN VIII akan memberikan lampu hijau untuk dilewati kendaraan.
Sebagaimana diberitakan, Jembatan Widang ambruk akibat kelebihan beban pada 17 April lalu. Kementerian PUPR langsung memerintah BBPJN VIII untuk mengomandoi perbaikan jembatan. Pengerjaan dikebut demi memenuhi target operasional H-10 Idul Fitri.
Kepala Balitbang Kementerian PUPR Danis H. Sumadilaga menambahkan, tes beban meliputi beban dinamis dan statis. Tujuannya, mengetahui dan meyakinkan jembatan yang sudah diganti tersebut memenuhi kriteria-kriteria teknis. "Seperti getaran, frekuensi, lendutan, dan sebagainya," jelasnya.
Beberapa truk akan dimuati dengan beban tertentu, kemudian dilewatkan jembatan. Ada yang diam, ada yang bergerak. "Ada balok kecil untuk manuver bumping juga, diletakkan di jembatan, kemudian dilewati truk."
Selain itu, Danis menyatakan, ada rencana untuk mengganti bentang-bentang yang masih menggunakan konstruksi Callender Hamilton ke konstruksi Garuda Paksi yang digunakan di bentang jembatan yang baru. "Nanti itu terserah bina marga. Rekomendasi kami kalau tidak diperkuat, ya diganti," jelasnya.
Sodeli mengatakan, sebenarnya setelah uji beban, bila dipastikan tidak ada masalah, jembatan bisa langsung dibuka untuk umum. Bisa langsung open traffic. Itu berarti, paling cepat tengah malam tadi Jembatan Widang sudah dibuka. Namun, pihaknya masih menunggu stakeholder terkait, dalam hal ini Pemprov Jatim, untuk memutuskan kapan jembatan tersebut resmi dibuka.
Pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinas PU Bina Marga Jatim terkait siapa saja stakeholder yang akan datang sebelum jembatan tersebut dibuka. Sempat muncul rencana Gubernur Jatim Soekarwo akan membuka jembatan tersebut. Namun, pihaknya belum bisa memastikan. Karena itu, dia memprediksi paling cepat pagi ini Jembatan Widang sudah open traffic.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
