Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Juni 2018 | 18.18 WIB

Pengiriman Paket di Malang Tumbuh 30 Persen

ANTRE: Masyarakat mengantre untuk melakukan pengiriman paket melalui Kantor Pos. - Image

ANTRE: Masyarakat mengantre untuk melakukan pengiriman paket melalui Kantor Pos.

JawaPos.com - Momen Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri mendatangkan berkah bagi pedagang. Mereka banyak mendapatkan pesanan. Salah satunya penjual pakaian di Kota Malang.


Meningkatnya order yang diterima pedagang dapat dilihat dari bertambahnya jumlah pengiriman barang di Kantor Pos Malang. Hingga pertengahan bulan Ramadan, setidaknya pengiriman barang keluar (outgoing) mengalami pertumbuhan sebesar 30 persen.


Wakil Kepala Kantor Pos Malang Taufik mengatakan, saat ini pengiriman barang memang didominasi kiriman bisnis online. Terutama sektor fashion seperti hijab yang banyak dikirim lewat pos. "Tahun lalu, kiriman outgoing bisa mencapai 500-600 item per hari. Tahun ini tumbuh 30 persen," ujar Taufik saat ditemui JawaPos.com, Selasa (5/6).


Pertumbuhan itu terlihat dari traffic beberapa loket di 48 kecamatan di Malang Raya. Saat ini merupakan momen puncak pengiriman barang. "Akhir Mei sampai 20 Juni diperkirakan itu peak season. Banyak outgoing," ujar Taufik.


Dari data tersebut bisa diartikan jika banyak warga Malang Raya jualan online dan menjadi reseller. "Mengambil barang dari Jakarta dan jual lagi. Apalagi Malang tidak ada marketplace," jelasnya.


Pada momen seperti sekarang, satu reseller bisa mengirim paket sampai 10 item. Selain pengusaha online, tidak sedikit juga UMKM yang meraup rezeki pada momen Ramadan. Pengiriman parcel pun juga mengalami peningkatan.


Kantor Pos sekaligus melakukan pengiriman surat. Namun jumlahnya tidak sebanyak pengiriman barang. Dalam sehari, setidaknya ada sekitar 200 kartu Lebaran yang dikirimkan.


"Kalau yang surat, dari sisi kuantitas tidak terlalu banyak. Stabil dibanding tahun lalu. Paling hanya surat lamaran kerja, undangan dinas. Kalau kartu Lebaran, sifatnya formal antar-kepala instansi," paparnya.


Selain paket outgoing, paket incoming atau pengiriman yang masuk ke Malang trafficnya turut tumbuh antara 25-30 persen. "Dulu bisa 300 kantong yang kami terima setiap hari. Sekarang bisa sampai 400 kantong," lanjutnya.


Guna mengantisipasi membludaknya pengiriman paket, Kantor Pos sudah menambah loket pelayanan. "Hari biasa buka 5 loket, sekarang ditambah hingga 8 loket. Kalau sudah tanggal 11 ke atas, akan dikurangi menjadi 3-4 loket," pungkasnya.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore