
725 Penari Remo memeriahkan acara perayaan di halaman Balai kota Surabaya, Kamis (31/5).
JawaPos.com - Kota Surabaya merayakan HUT ke-725. Sesuai usia dan budaya kotanya, sebanyak 725 penari Remo memeriahkan acara perayaan di halaman Balai Kota Surabaya.
Ratusan penari memulai aksinya pada Kamis (31/5) pagi pukul 08.30 WIB. Mereka merupakan siswa SD dan SMP dari berbagai sekolah di Surabaya. Selain tari Remo, para penari juga menampilkan tarian lainnya. Seperti tari Rujak Uleg, Lenggang Surabaya dan Semanggi Suroboyo.
Puluhan siswa SMP Manokwari, Papua juga ikut memeriahkan resepsi HUT Surabaya ke-725. Mereka menampilkan tari Tumbello. Tarian tersebut sebagai simbol penghormatan kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang dianggap sebagai bunda Papua.
Risma mengatakan, penampilan tari tersebut adalah salah satu nilai yang perlu diajarkan. Khususnya kepada generasi muda tentang budaya asli Surabaya.
Risma berharap generasi muda dan masyatakat pada umumnya dapat lebih menghargai perbedaan kultur di Surabaya. "Saya ingin katakan bahwa kita beda tapi bukan berarti terpecah belah," tegas Risma ditemui wartawan di Balai Kota Surabaya.
Menurut Risma, perpecahan karena perbedaan etnis dan kultur selalu berdampak negatif. Terutama terkait dengan tingkat kenyamanan dan kondusifitas kota.
Salah satunya, masyarakat dapat kehilangan pekerjaan akibat konflik antar-etnis, ras atau agama. Karenanya, Risma kembali mengimbau agar waspada terhadap oknum yang ingin memecah belah persatuan.
"Dampak konflik itu luas. Orang nggak akan nyaman dan tenang mencari penghidupan di Surabaya. Itu sama saja dengan membunuh. Karena masyarakat jadi tidak dapat mencari rejeki dengan tenang," papar Risma.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
