
Binanto, 38, salah satu pedagang cabai di Pasar Induk Johar, Semarang.
JawaPos.com - Sepekan berlangsungnya bulan Ramadan, harga sejumlah bahan pangan di Pasar Induk Johar, Semarang terpantau stabil. Beberapa kebutuhan pokok bahkan telah mengalami penurunan harga.
Berdasarkan pengamatan JawaPos.com, Selasa (29/5), harga cabai tak lebih dari Rp 15 ribu per kilogramnya. "Cabai merah keriting turun, begitu juga yang hijau selisih seribu lebih murah," ujar Binanto, 38, salah seorang pedagang di Pasar Induk Johar.
Sedangkan untuk cabai rawit, para pedagang menjualnya seharga Rp 15 ribu hingga Rp 16 ribu per kilogramnya. "Dari pemasok Temanggung, Boyolali, dan Salatiga menjualnya juga tidak berjarak sama yang kami jual. Mungkin memang pasokan lagi berlimpah," katanya lagi.
Tak jauh berbeda dengan Binanto, Dwi, 49 mengatakan, harga barang dagangannya telah mengalami penurunan harga sejak tiga hari lalu. Semula, cabai-cabainya bisa terjual pada angka Rp 20 ribu sampai Rp 25 ribu per kilogramnya.
"Musimnya baik memang, tidak ada hama atau terkena dampak hujan kata yang masok. Bisa dibilang musim panennya sukses," ujar Dwi yang mengaku mendapat pasokan barang dari Temanggung, Blora dan Wates.
Terpisah, Kabid Perdagangan Dalam Negeri Dinperindag Jateng, M Santoso mengklaim, selain cabai harga kebutuhan pokok lain seperti, beras dan gula sudah stabil meski sempat diprediksi naik. "Pantauan per hari ini yang naik itu cabai rawit merah, cuma lima persen. Tapi kami juga sudah ke Pasar Dargo dan didapati beras turun. Rata-rata sembilan ribu rupiah saja," katanya saat ditemui di Hotel Quest, Semarang.
Ia membenarkan apabila harga kebutuhan pokok tak terlepas pada jumlah stok yang ada. Santoso pun mengaku bahwa, telah melakukan pemantauan dan pengawasan bersama jajaran pusat, provinsi dan kabupaten/kota yang terintegrasi terkait upaya menstabilkan harga.
"Tak hanya memantau, kita awasi ketat, kalau ada kenaikan atau inflasi, langsung kita lakukan intervensi dengan memperbanyak suplai dari distributor asosiasi, bulog, dan lembaga lainnya. Biasa ya kalau puasa begini kan ada yang mau sodakoh, bayar zakat, atau takjil," tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
