
Pemakaman terduga teroris Dwi Cahyo Nugrohodi TPU Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (25/5).
JawaPos.com - Jenazah terduga teroris Dwi Cahyo Nugroho, 23, yang tewas di Cianjur beberapa waktu lalu, akhirnya disemayamkan di TPU Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (25/5). Akan tetapi, hanya 4 orang yang mengiringi jenazah Dwi Cahyo ketika dimasukan ke dalam liang lahat.
Keempat orang tersebut yaitu, bapak, ibu, kakak, dan paman dari Dwi Cahyo. Jenazah Dwi Cahyo sebelumnya harus berada di ruang jenazah Rumah Sakit Polri Kramat Jati selama hampir 13 hari karena pihak keluarga tak kunjung mengambil. Hingga akhirnya, ada pihak keluarga yang mengakui jenazah dari Dwi Cahyo.
Sekitar pukul 09.00, jenazah Dwi Cahyo langsung dimakamkan Blok AA1 Blad 60 TPU Pondok Ranggon. Para pengali liang lahat juga terlihat sudah mempersiapkan segalanya sebelum jenazah datang. Suasana duka dan isak tangis tidak terlihat dalam prosesi pemakaman itu.
"Iya keluarganya, ada ibu, bapak, paman, dan kakak," kata Toro, paman terduga teroris itu.
Kurang lebih 45 menit prosesi pemakaman, tampak para keluarga hanya tertunduk sambil memanjatkan doa-doa kepada almarhum. Walau dibalut kesedihan, tidak terlihat tangisan yang ditunjukkan oleh kedua orang tua almarhum. Sementara itu, sekitar lima orang petugas TPU terlihat membantu saat menyemayamkan jenazah ke liang lahat.
Selesai pemakaman, keempat anggota keluarga terduga teroris tersebut langsung meninggalkan lokasi TPU tanpa melontarkan sepatah kata pun terkait pemakaman Dwi Cahyo di TPU Pondok Ranggon. Sementara itu di lokasi terpisah Pengelola Makam TPU Pondok Ranggon, Hartono Sinaga mengatakan, telah ada 4 jenazah yang telah dimakamkan di TPU Pondok Ranggon.
"Semua total ada 4 yang dimakamkan, tiga di antaranya sudah lebih dulu kemarin. Tapi untuk satu jenazah dimakam baru hari ini tadi," katanya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
