
Ilustrasi: Dinas Perhungan Kota Semarang.
JawaPos.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang tengah mengkaji sistem parkir berlangganan di tepi jalan. Hal itu sekaligus upaya penataan kendaraan di tepi jalan di Kota Atlas.
Tahap awal, akan dilakukan pendataan titik-titik parkir tepi jalan umum. Tujuannya guna menyortir lokasi parkir berizin dan tak berizin. "Parkir berizin pun ada yang masih berlaku dan sudah habis atau expired. Langkah inventarisasi ini sendiri atas rekomendasi Polrestabes Semarang, Tim Saber Pungli kepada Pemkot," ujar Kepala Dishub Kota Semarang M Khadik, Jumat (25/5).
Pendataan paling tidak akan memakan waktu selama dua bulan. Situasi Semarang telah berkembang. Sehingga banyak titik baru muncul dan ada titik lama yang menghilang. "Kalau sudah ketemu jumlah akhirnya, kami akan sampaikan ke masyarakat," kata Khadik.
Setelah pendataan rampung, kemudian akan ada kajian berikutnya. Yakni soal pendapatan asli daerah dari sektor retribusi parkir tepi jalan umum. Terutama membahas upaya pemenuhan target pendapatan parkir yang tahun ini naik hampir 400 persen atau menjadi Rp 15 miliar.
Upaya tersebut, pertama dengan melakukan penataan dan penertiban parkir sehingga tidak mengganggu kelancaran lalu lintas. Kedua, meningkatkan pendapatan asli daerah dari potensi parkir tepi jalan umum di Semarang.
Dalam kajian yang sudah hampir selesai, format penataan mengarah pada parkir meter dan parkir berlangganan. "Kami mencari format yang paling tepat untuk menata parkir. Sekaligus memaksimalkan pendapatan daerah dari retribusi parkir tepi jalan umum," ulas Khadik.
Meski demikian, kemungkinan besar Kota Semarang untuk menerapkan sistem parkir berlangganan. Pembayaraan parkir berbarengan dengan pembayaran pajak tahunan pada saat perpanjang masa berlaku Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
Sistem parkir berlangganan itu sudah diterapkan di 24 kabupaten/kota di Jawa Timur (Jatim). Dishub Semarang pun sudah mengirimkan petugas untuk belajar ke Jatim tentang penerapan sistem parkir berlangganan untuk parkir tepi jalan umum.
"Ini juga mengacu rekomendasi dari Ketua DPRD setempat. Karena sekarang persoalan parkir menjadi masalah sangat strategis dan harus ditata supaya tidak mengganggu lalu lintas di Semarang," tandasnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
