Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 Mei 2018 | 12.00 WIB

Pelajar Dibacok Dua Begal di Depok

Korban begal motor - Image

Korban begal motor

JawaPos.com - Seorang siswa SMK Pancoran Mas Depok, Julian Muhammad (17), dibacok oleh dua pemuda. Ia dibacok saat sedang ingin pulang ke rumah. Alhasil, korban mengalami luka bacok di bagian tangan dan harus dilarikan ke rumah sakit.


Julian menjelaskan, saat kejadian, ia bersama satu temannya sedang berada di Jalan Raya Parung Bingung, Sawangan, Depok dengan membawa sepeda motor Revo. Julian sendiri, yang membawa sepeda motor tersebut dan tak lama ia berhenti karena merasa handphonenya bergetar.


"Kejadian kira-kira pukul 12.00 WIB tadi. Saya berhenti karena merasa handphone bergerak. Pas saya check, ada miss call. Disaat melihat kedepan, sudah ada satu orang yang berdiri didepan saya sambil memegang clurit," katanya, di RS Bhakti Yudha, Depok, Rabu (23/5).


Ia menambahkan, temannya sudah terlebih dahulu melihat hal tersebut dan lari kebelakang. Julian sendiri, tetap berada di motor dan dibacok tangannya tiga kali.


"Saya lihat seragamnya pemuda itu berasal dari SMK Baskara Depok. Kedua pemuda itu naik motor matic bewarna hitam. Saat saya dibacok, satu orang yang turun, sementara satu temannya menunggu di motor," bebernya.


Siswa kelas XI ini sendiri, mengalami luka bacok di lengan kanan dan pundaknya. Ia mengaku, dibacok lengan kanannya dua kali dan satu sabetan di pundaknya.


"Setelah bacok saya, kedua pemuda itu langsung kabur. Posisi saya saat dibacok ada di depan material dan kondisi sedang sepi, tidak ada warga. Tak lama setelah dibacok, ada warga yang melihat dan langsung membawa saya ke RS," jelasnya.


Sementara itu, ibu Julian, Ukin (43), anaknya sempat dibawa terlebih dahulu ke RSIA asy Syifa Medika, Depok. Namun, dikarenakan ketidaksediaan alat yang memadai, Julian dibawa ke RS Bhakti Yudha.


"Anak saya awalnya dibawa ke RSIA asy Syifa. Tapi karena tidak ada alat yang memadai, dibawa ke RS ini. Sebelumnya di RSIA asy Syifa hanya dilakukan penanganan pertama dengan menghentikan darah di lengan kanan anak saya," beber Ukin.


Ukin juga mengungkapkan, anaknya akan dibawa ke RS Fatmawati, Jakarta. Hal ini karena di RS Bhakti Yudha juga, alat medis untuk menangani lengan kanannya kurang memadai.


"Nanti Julian akan dirujuk ke RS Fatmawati. Sekarang lagi nunggu ayahnya. Anak saya dirujuk ke RS Fatmawati karena lukanya terlalu dalam dan tembus ke tulang. Dokter sini juga kurang berani untuk menangani luka anak saya," imbuhnya.


Lainnya, Ukin berharap agar pelaku yang membacok anaknya bisa ditemukan oleh pihak kepolisian. Ia tak ingin, siswa lain tertimpa kejadian seperti anaknya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore