
KECELAKAAN: Sejumlah petugas berusaha mengevakuasi korban kecelakaan kereta vs pikap di Gemolong, Sragen, Jateng, Senin (7/5).
JawaPos.com - Kecelakaan yang melibatkan kereta api dengan mobil di perlintasan tanpa palang pintu kembali terjadi, Senin (7/5). Kali ini kecelakaan maut terjadi di perlintasan tanpa palang pintu di Dukuh Dempul, Kecamatan Gemolong, Sragen.
Akibat kecelakaan tersebut dua penumpang pikap, Dhevi Kurnia, 31 dan Lina Indriani, 31, meninggal dunia di lokasi kejadian.
Informasi yang diperoleh JawaPos.com menyebutkan, siang itu sekira pukul 10.00 WIB, Dhevi yang mengendarai mobil pikap bernomor polisi AD 1888 Q melaju dari arah Solo-Purwodadi atau dari arah selatan.
Sesampainya di desa Dempul, Kelurahan Ngembatpadas, pria yang beralamat di Grenjeng, Desa Trosobo, Sambi, Boyolali, Jateng itu berniat melintasi perlintasan tanpa palang pintu.
Diduga keduanya tidak menyadari jika saat itu kereta barang bernomor CC 2061317 melaju dari arah selatan ke utara. Karena jarak yang terlalu dekat kecelakaan pun tidak terhindarkan. Dan mobil pikap yang dikemudikan Dhevi terseret hingga lebih dari 250 meter dengan kondisi remuk.
"Benturan yang keras membuat mobil pikap langsung ringsek dan terseret hingga ratusan meter," ungkap Senu, 45, warga sekitar yang melihat kejadian tersebut.
Kecelakaan tersebut membuat kondisi kedua korban mengalami luka parah. Selain patah pada kaki, keduanya juga mengalami luka di bagian kepala. Keduanya pun langsung meninggal di lokasi kejadian. "Kemudian kedua jenazah langsung dievakuasi," katanya.
Sementara itu, Kapolres Sragen AKBP Arief Budiman mengungkapkan, bahwa saat kejadian korban berniat melintasi perlintasan tanpa palang pintu. "Keberadaan perlintasan tanpa palang pintu ini memang cukup berbahaya," katanya.
Arief menambahkan, pihaknya akan melakukan upaya untuk mengantisipasi berulangnya kecelakaan di jalur kereta tanpa palang tersebut. Dalam waktu dekat ini, ia akan menginstruksikan jajarannya untuk melakukan inventarisasi perlintasan tanpa palang pintu. "Dari hasil inventarisasi itu akan kemudian kami komunikasikan dengan PT KAI bagaimana upaya untuk melakukan antisipasi," tandasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
